Fauzan Fadhil Sinambela, . (2026) STRATEGI KONSERVASI MATA AIR BERDASARKAN KUALITAS, KUANTITAS, DAN KONTINUITAS UNTUK PEMENUHAN AIR BERSIH DOMESTIK DI NGENTAK, KALIBENING, DUKUN, MAGELANG. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_114220029.pdf Download (159kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_114220029.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_114220029.pdf Download (415kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_114220029.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_114220029.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
6_Skripsi_114220029.pdf Restricted to Repository staff only Download (18MB) |
Abstract
Mata Air Ngentak merupakan sumber air bersih domestik bagi masyarakat Dusun Ngentak, Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Permasalahan yang terjadi yaitu debit mata air yang kecil, kualitas air yang belum memenuhi baku mutu, serta peningkatan kebutuhan air akibat pertumbuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan tipe mata air beserta daerah imbuhannya, mengklasifikasikan daerah imbuhan berdasarkan Permen PU No. 2 Tahun 2013, serta merumuskan strategi konservasi.
Metode penelitian meliputi survei dan pemetaan lapangan, pengukuran debit, serta pengambilan sampel air dengan metode grab sampling. Analisis spasial daerah imbuhan dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode scoring dan overlay. Selanjutnya, dilakukan analisis matematis untuk menghitung debit serta mengkaji kontinuitas mata air secara umum guna menilai kestabilan ketersediaan air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mata Air Ngentak termasuk tipe depresi dengan debit rata-rata sebesar 0,3009 L/detik yang tergolong kelas VI. Kualitas air belum memenuhi baku mutu karena parameter Total Coliform terdeteksi TNTC dan E. coli sebesar 1 CFU/100 mL. Klasifikasi daerah imbuhan terdiri atas kelas buruk, sedang, dan baik yang didominasi oleh kelas sedang sebesar 81,49%. Ketersediaan air saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, namun upaya konservasi tetap perlu dilakukan untuk menjaga keberlanjutan mata air. Strategi konservasi difokuskan pada pengelolaan daerah imbuhan dan perlindungan kawasan mata air melalui pembangunan sumur resapan, penerapan teras gulud, serta penetapan zonasi perlindungan dari area mata air hingga daerah imbuhan. Selain itu, dilakukan upaya pengelolaan nonteknis berupa peningkatan kesadaran masyarakat serta penguatan peran pemerintah dan instansi terkait dalam pengelolaan sumber daya air.
Kata kunci: Mata Air, Daerah Imbuhan, Debit, Sistem Informasi Geografis, Konservasi Air
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Fauzan Fadhil Sinambela (Penulis - 114220029) Herwin Lukito (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Mata Air, Daerah Imbuhan, Debit, Sistem Informasi Geografis, Konservasi Air |
| Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 21 May 2026 01:51 |
| Last Modified: | 21 May 2026 01:51 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48609 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
