Muhammad Oscar Fileas Jakaria, . (2026) Otomatisasi Quality of Service (QOS) pada Jaringan Komputer untuk Optimasi Bandwith, Jitter, dan Packet Loss Berbasis RouterOS API dengan Algoritma Hierarchical Token Bucket (HTB). Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
Cover_123220096.pdf Download (507kB) |
|
|
Text
Abstrak_123220096.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_123220096.pdf Download (660kB) |
|
|
Text
Daftar Isi_123220096.pdf Download (566kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_123220096.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Fulltext_123220096.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan penggunaan internet yang semakin masif meningkatkan kebutuhan akan kualitas layanan jaringan yang stabil dan adaptif. Pada lingkungan jaringan dengan pola trafik dinamis, sering terjadi permasalahan seperti ketidakmerataan pembagian bandwidth, tingginya packet loss, serta peningkatan delay dan jitter. Meskipun metode Hierarchical Token Bucket (HTB) pada RouterOS mampu melakukan manajemen trafik, konfigurasi yang bersifat statis melalui Winbox dinilai kurang adaptif terhadap perubahan kondisi jaringan secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan otomatisasi Quality of Service (QoS) menggunakan metode HTB berbasis RouterOS API dengan algoritma Adaptive Scoring pada perangkat MikroTik.
Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python yang terintegrasi dengan RouterOS API untuk melakukan pemantauan dan pengambilan data metrik jaringan secara real-time. Parameter jaringan yang meliputi throughput, delay, jitter, dan packet loss dikonversi menjadi skor kualitas dalam rentang 0–100 untuk menentukan pembaruan bobot terhadap parameter Priority dan Max-Limit secara otomatis. Pengujian dilakukan melalui dua skenario, yaitu simulasi menggunakan container Alpine Docker dengan skema 2 client dan 10 client.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan otomatisasi QoS mampu meningkatkan performa jaringan pada seluruh skenario pengujian. Pada skenario 10 client, throughput mengalami peningkatan rata-rata sebesar 47,4% dari kisaran 485–514 Kbps menjadi 720–754 Kbps setelah otomatisasi diterapkan. Selain itu, packet loss berhasil diturunkan dari rata-rata 74–75% menjadi 61–64%, yang menunjukkan bahwa algoritma otomatisasi mampu mengurangi kehilangan paket pada kondisi trafik tinggi.
Pada parameter delay dan jitter, diperoleh hasil yang berbeda pada setiap kondisi jaringan. Pada skenario 2 client, delay mengalami sedikit peningkatan dari 3,2 ms menjadi 4,5 ms dan jitter meningkat dari 2,1 ms menjadi 3 ms akibat proses tambahan berupa pembaruan weight dan pengaturan bandwidth secara otomatis. Namun, nilai tersebut masih berada dalam kategori sangat baik berdasarkan standar TIPHON. Sementara itu, pada skenario 10 client, delay berhasil diturunkan secara signifikan dari rata-rata 180 ms menjadi 124,7 ms, sedangkan jitter menurun dari 3,525 ms menjadi 3,238 ms yang menunjukkan kestabilan pengiriman paket menjadi lebih baik.
Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem otomatisasi QoS berbasis HTB dan RouterOS API mampu membantu pengelolaan distribusi bandwidth secara lebih adaptif serta meningkatkan kestabilan layanan jaringan pada kondisi trafik yang berjalan secara bersamaan.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | MUHAMMAD OSCAR FILEAS JAKARIA (123220096-Penulis) ; Bagus Muhammad Akbar (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Quality of Service, RouterOS API, Hierarchical Token Bucket, Otomatisasi Jaringan, Manajemen Bandwidth |
| Subjek: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > (S1) Informatika |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 19 May 2026 03:04 |
| Last Modified: | 19 May 2026 03:04 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48439 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
