Rozaan Hannan Putranta, . (2026) SISTEM OTOMATIS PERTANIAN DALAM RUANGAN STUDI KASUS CABAI. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
Cover_123220155.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
Abstrak_123220155.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_123220155.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
Daftar Isi_123220155.pdf Download (293kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_123220155.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
Fulltext_123220155.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Peningkatan kebutuhan cabai di Indonesia tidak diimbangi oleh kestabilan produksi akibat ketidaksesuaian kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembapan tanah, serta menyempitnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan. Budidaya cabai secara indoor menjadi solusi alternatif karena memungkinkan pengendalian lingkungan secara terkontrol. Namun, sistem ini membutuhkan mekanisme otomatis yang mampu menjaga kondisi lingkungan tanaman secara konsisten. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem otomatis pada media simulasi pot cabai indoor berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan pendekatan Rule-Based System yang mampu memantau dan mengendalikan suhu udara, kelembapan tanah, serta pH tanah secara real-time.
Penelitian menggunakan metode pengembangan sistem prototyping yang bersifat iteratif. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali yang diintegrasikan dengan sensor suhu DS18B20, sensor kelembapan tanah FC-28, dan sensor pH tanah. Data sensor diproses menggunakan logika Rule-Based System berbasis IF–THEN untuk menentukan aksi pada aktuator berupa pompa air, pompa nutrisi, kipas, dan lampu grow light. Mekanisme hysteresis diterapkan untuk mencegah chattering pada aktuator. Komunikasi data dilakukan melalui protokol MQTT untuk monitoring real-time, sedangkan penyimpanan data historis menggunakan platform cloud Supabase dengan sinkronisasi waktu NTP. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, wawancara petani pertanian, dan observasi langsung.
Hasil pengujian menunjukkan seluruh skenario uji mencapai 100% PASS. Sensor pH memiliki rata-rata error 3,52%, masih dalam batas toleransi 5%. Mekanisme hysteresis pada kontrol suhu terbukti efektif mencegah chattering dan menjaga kestabilan aktuator. Sistem penyiraman berhasil menjalankan logika siklus ganjil-genap untuk pergantian pemberian nutrisi dan air biasa, serta safety interlock saat suhu ekstrem atau pH di luar rentang optimal. Komunikasi MQTT memenuhi latensi ≤2 detik dengan keberhasilan kontrol 10/10 percobaan. Tanaman cabai yang dibudidayakan selama 10 minggu menunjukkan pertumbuhan konsisten dengan tinggi tanaman mencapai 40 cm dan lebar daun 6,5 cm.
Sistem otomatis berbasis Rule-Based System berhasil menjaga parameter suhu, kelembapan tanah, dan pH tanah dalam rentang optimal secara otomatis sehingga mendukung pertumbuhan tanaman cabai indoor secara stabil dan terkontrol. Integrasi IoT melalui MQTT dan Supabase memungkinkan monitoring dan kontrol jarak jauh secara efisien. Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan penambahan algoritma kontrol yang lebih adaptif seperti fuzzy logic atau PID, sensor TDS untuk kontrol nutrisi, fitur notifikasi kondisi abnormal, serta penerapan machine learning untuk deteksi penyakit tanaman secara otomatis.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | ROZAAN HANNAN PUTRANTA (Penulis - 123220155) ; Bagus Muhammad Akbar (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | IoT, Rule-Based System, cabai indoor, ESP32, otomatisasi pertanian |
| Subjek: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > (S1) Informatika |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 19 May 2026 03:03 |
| Last Modified: | 19 May 2026 03:03 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
