SKARIFIKASI FISIK, KIMIA DAN KOMBINASI KNO3 DALAM PEMATAHAN DORMANSI BENIH KEMIRI (ALEURITES MOLUCCANUS (L.) WILLD.) TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BIBIT

Azka Praya Putra, . (2026) SKARIFIKASI FISIK, KIMIA DAN KOMBINASI KNO3 DALAM PEMATAHAN DORMANSI BENIH KEMIRI (ALEURITES MOLUCCANUS (L.) WILLD.) TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BIBIT. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_134220204.pdf] Text
Cover_134220204.pdf

Download (205kB)
[thumbnail of Abstrak_134220204.pdf] Text
Abstrak_134220204.pdf

Download (506kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_134220204.pdf] Text
Halaman Pengesahan_134220204.pdf

Download (957kB)
[thumbnail of Daftar Isi_134220204.pdf] Text
Daftar Isi_134220204.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_134220204.pdf] Text
Daftar Pustaka_134220204.pdf

Download (481kB)
[thumbnail of Fulltext_134220204.pdf] Text
Fulltext_134220204.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Dormansi fisik akibat cangkang yang keras menyebabkan benih kemiri (Aleurites moluccanus (L.) Willd.) berkecambah secara lambat dan tidak serempak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas perlakuan fisik, kimia, serta kombinasinya dengan KNO₃ dalam meningkatkan viabilitas, vigor, dan pertumbuhan bibit kemiri. Penelitian dilaksanakan di greenhouse dan terdiri dari dua tahap pengujian, yaitu uji perkecambahan menggunakan bak perkecambahan dan uji pertumbuhan menggunakan polibag. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 9 taraf perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan tersebut meliputi kontrol, peretakan cangkang, perendaman air panas, pembakaran, perendaman H₂SO₄ 3%, serta kombinasi masing-masing perlakuan tersebut dengan KNO₃ 10%. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji kontras ortogonal pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata semua perlakuan lebih rendah terhadap kontrol, pada potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, serta berat kering akar. Perlakuan tunggal lebih baik dari perlakuan kombinasi KNO3 10% pada potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, serta seluruh parameter pertumbuhan. Perendaman H2SO4 3% lebih baik dari perlakuan fisik pada seluruh parameter perkecambahan, serta bobot kering tanaman, tunas, dan akar. Perendaman H2SO4 3% yang dikombinasikan KNO3 10% lebih baik terhadap seluruh perlakuan fisik kombinasi KNO3 10% pada potensi tumbuh maksimum, vigor, daya berkecambah, serta pertumbuhan tanaman.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: AZKA PRAYA PUTRA (Penulis-134220204 ; AMI SURYAWATI (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Dormansi, H2SO4, Kemiri, KNO3, Skarifikasi
Subjek: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QK Botany
S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agroteknologi
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 18 May 2026 06:30
Last Modified: 18 May 2026 06:30
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48376

Actions (login required)

View Item View Item