ZAFIIRAH ANIS MARHAMAH, . (2026) ANALISIS SEISMISITAS GEMPA DANGKAL BERDASARKAN PARAMETER GUTENBERG-RICHTER DAN DISTRIBUSI DENSITAS ENERGI PADA SISTEM SESAR AKTIF DI JAWA BARAT. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
Cover_115220019.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
Abstrak_115220019.pdf Download (380kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_115220019.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Daftar Isi_115220019.pdf Download (416kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_115220019.pdf Download (374kB) |
|
|
Text
Fulltext_115220019.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Provinsi Jawa Barat memiliki aktivitas seismik tinggi akibat pengaruh zona subduksi dan sesar aktif darat, sehingga berpotensi menimbulkan bahaya gempa dangkal. Risiko tersebut semakin meningkat seiring tingginya kepadatan penduduk di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik seismisitas gempa dangkal menggunakan Hukum Gutenberg-Richter dengan pendekatan Maximum Likelihood Estimation (MLE). Data yang digunakan berupa katalog gempa BMKG periode 2010-2025 dengan kedalaman <60 km dan magnitudo 3,0 ≤ M ≤ 5,8, yang menghasilkan 842 kejadian gempa independen setelah deklasterisasi. Analisis spasial dilakukan menggunakan grid 0,1° × 0,1° dengan pendekatan 80 kejadian gempa terdekat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sesar Cimandiri memiliki nilai a-value sebesar 4,817 dan b-value sebesar 0,97, yang mengindikasikan aktivitas seismik tinggi dengan dominasi gempa bermagnitudo kecil. Sebaliknya, Sesar Garsela memiliki nilai a-value sebesar 4,368 dan b-value sebesar 0,82, yang menunjukkan frekuensi kejadian gempa lebih rendah, namun berpotensi menghasilkan gempa dengan pelepasan energi lebih besar. Selain itu, hasil analisis indeks seismisitas menunjukkan bahwa gempa dengan magnitudo ≥ M 5,0 diperkirakan terjadi sekitar 2,97 kejadian gempa/tahun dengan periode ulang sekitar ±4 bulan, sedangkan gempa dengan magnitudo ≥ M 5,8 diperkirakan terjadi sekitar 0,86 kejadian gempa/tahun dengan periode ulang sekitar ±1,16 tahun. Nilai percepatan tanah maksimum tercatat mencapai sekitar 135,1 gal yang berpotensi menimbulkan kerusakan sedang. Secara keseluruhan, wilayah dengan tingkat kerawanan gempa relatif tinggi berada di Sukabumi, Cianjur, Garut, dan Sumedang, sehingga diperlukan peningkatan mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi gempa bumi.
Kata kunci: Densitas Energi, Hukum Gutenberg–Richter, Jawa Barat, Percepatan Tanah Maksimum, Seismisitas.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | ZAFIIRAH ANIS MARHAMAH (Penulis - 115220019) WIJI RAHARJO (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Densitas Energi, Hukum Gutenberg–Richter, Jawa Barat, Percepatan Tanah Maksimum, Seismisitas. |
| Subjek: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software Q Science > QC Physics Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geofisika |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 18 May 2026 04:04 |
| Last Modified: | 18 May 2026 04:04 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48365 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
