OKTARIO FERDIAN NUGROHO, . (2026) ANALISIS WELLBORE STABILITY SUMUR R-010 LAPANGAN OFN DENGAN PENDEKATAN GEOMEKANIK 1D UNTUK PENANGGULANGAN PROBLEM PEMBORAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
1_Cover_113220007.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_113220007.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
3_Halaman pengesahan_113220007.pdf Download (581kB) |
|
|
Text
4_Daftar isi_113220007.pdf Download (883kB) |
|
|
Text
5_Daftar pustaka_113220007.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
6_Fulltext_113220007.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Pada pemboran Sumur R-010 yang terletak di Lapangan OFN, Cekungan Jawa Timur Utara, ditemukan beberapa problem pemboran. Pada saat operasi pemboran dengan interval kedalaman 610 - 645 m dan 676 - 700 m terjadi problem sloughing. Selain itu, terdapat beberapa permasalahan hole collapse pada interval kedalaman 739 - 754 m, 865 - 882 m, dan 935 - 944 m.
Digunakan metode penelitian yang meliputi beberapa tahapan, yaitu studi literatur, pengumpulan data, pengolahan dan analisis data. Data Well log (gamma ray log, density log, dan sonic log) digunakan untuk menentukan parameter dasar seperti shale base line, overburden pressure, normal compaction trend (NCT) serta untuk menentukan jenis overpessure mechanism yang terjadi. Data drilling report berupa densitas lumpur digunakan sebagai validasi prediksi pore pressure dan pressure data leak-off test menjadi acuan validasi prediksi fracture gradient. Pengolahan dan analisis data dilakukan untuk mendapatkan parameter mekanika batuan, seperti poisson ratio, internal frictional angle dan cohessive strength. Dalam pengolahan dan analisis data tersebut didapatkan beberapa parameter yang pendukung model geomekanik 1D, yaitu minimum horizontal stress, maximum horizontal stress, dan shear failure gradient.
Hasil analisis geomekanik 1D menunjukkan bahwa sloughing pada interval kedalaman 610 - 645 m dan 676 - 700 m karena nilai mud weight yang digunakan lebih rendah dari nilai shear failure gradient. Untuk penanggulangan problem pemboran tersebut, maka nilai mud weight harus dinaikkan dari 8.75 - 9.00 ppg menjadi 9.00 - 11.00 ppg. Pada interval kedalaman 701 - 1072 m digunakan nilai mud weight dari 8.75 - 8.83 ppg menjadi 8.60 - 10.60 ppg untuk menangani problem hole collapse. Perencanaan mud weight yang aman untuk digunakan harus lebih besar dari pore pressure dan shear failure gradient, tetapi tidak lebih besar dari minimum horizontal stress dan fracture gradient.
Kata kunci: Wellbore Stability, Geomekanik 1D, Safe Mud Window, Mud Weight.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | OKTARIO FERDIAN NUGROHO (Penulis - 113220007) ; ARIS BUNTORO (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Wellbore Stability, Geomekanik 1D, Safe Mud Window, Mud Weight. |
| Subjek: | Q Science > QE Geology T Technology > T Technology (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 18 May 2026 01:25 |
| Last Modified: | 18 May 2026 01:25 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48339 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
