ANALISIS NERACA BERAS, BASIS PRODUKSI, DAN PERTUMBUHAN PRODUKSI BERAS ANTAR KABUPATEN DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Nadia An-Nisaa, . (2026) ANALISIS NERACA BERAS, BASIS PRODUKSI, DAN PERTUMBUHAN PRODUKSI BERAS ANTAR KABUPATEN DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf] Text
1_Cover_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf

Download (67kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf] Text
2_Abstrak_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf

Download (472kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf] Text
4_Daftar Isi_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf

Download (61kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf

Download (201kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf] Text
6_Skripsi Full_135220053_Nadia An-Nisaa.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi neraca beras antar kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah periode 2018–2024 serta mengidentifikasi wilayah basis subsektor padi dan dinamika pertumbuhan produksinya. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis neraca beras, Location Quotient (LQ), dan Compound Annual Growth Rate (CAGR) dengan menggunakan data sekunder dari BPS dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, dan Katingan konsisten mengalami surplus beras, sedangkan Kota Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, serta sebagian besar kabupaten lainnya masih mengalami defisit. (2) Wilayah basis produksi padi di Kalimantan Tengah meliputi Kabupaten Katingan, Kapuas, Seruyan, Pulang Pisau, dan Barito Timur, yang berperan penting sebagai lumbung pangan provinsi. (3) Pertumbuhan produksi padi relatif lebih tinggi atau seimbang dibanding pertumbuhan penduduk terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, Barito Utara, Barito Timur, Sukamara, Seruyan, dan Katingan, sehingga berpotensi surplus di masa depan. Kabupaten Kapuas, Kotawaringin Timur, Murung Raya, Gunung Mas, Lamandau, dan Kota Palangka Raya menunjukkan pertumbuhan produksi yang lebih rendah dibanding pertumbuhan penduduk, sehingga berpotensi defisit. Kebijakan pangan perlu diarahkan pada peningkatan produktivitas dan efisiensi wilayah basis yang defisit, pengoptimalan wilayah non-basis dengan pertumbuhan positif agar menjadi wilayah potensial, serta pemeliharaan stabilitas produksi di wilayah surplus yang mengalami pertumbuhan produksi yang lebih rendah, dengan pendekatan berbasis karakteristik masing-masing daerah.

Kata Kunci: Basis produksi, location quotient, neraca beras, pertumbuhan produksi, pertumbuhan penduduk.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Nadia An-Nisaa (Penulis - 135220053) Budi Widayanto (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Basis produksi, location quotient, neraca beras, pertumbuhan produksi, pertumbuhan penduduk
Subjek: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 11 May 2026 06:09
Last Modified: 11 May 2026 06:09
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48230

Actions (login required)

View Item View Item