KEPENTINGAN RUSIA TERHADAP PENGGUNAAN SIMBOL DIGITAL PADA PLATFORM X DALAM KONFLIK RUSIA-UKRAINA TAHUN 2020-2022

Deswa Rizky Setyawan, . (2026) KEPENTINGAN RUSIA TERHADAP PENGGUNAAN SIMBOL DIGITAL PADA PLATFORM X DALAM KONFLIK RUSIA-UKRAINA TAHUN 2020-2022. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_151210159.pdf] Text
Cover_151210159.pdf

Download (81kB)
[thumbnail of Abstrak_151210159.pdf] Text
Abstrak_151210159.pdf

Download (154kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_151210159.pdf] Text
Halaman Pengesahan_151210159.pdf

Download (581kB)
[thumbnail of Daftar Isi_151210159.pdf] Text
Daftar Isi_151210159.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_151210159.pdf] Text
Daftar Pustaka_151210159.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of FULLTEXT_151210159.pdf] Text
FULLTEXT_151210159.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Penelitian ini mengkaji kepentingan Rusia dalam menggunakan simbol digital di platform X selama konflik Rusia-Ukraina periode 2020-2022. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa Kementerian Luar Negeri Rusia secara aktif menggunakan simbol digital berupa meme, narasi, dan video sebagai instrumen propaganda untuk mempengaruhi opini publik global. Rumusan masalah yang diajukan adalah: "Apa kepentingan Rusia menggunakan simbol digital dalam konflik Rusia-Ukraina tahun 2020-2022?" Penelitian ini menggunakan pendekatan techno-realism untuk menganalisis bagaimana teknologi digital menjadi alat kekuasaan negara dalam sistem internasional kontemporer. Metode yang digunakan adalah analisis konten kualitatif terhadap tweet dari akun resmi Kementerian Luar Negeri Rusia (@mfa_russia) dengan mengidentifikasi aktor, sasaran, alat, dan kepentingan melalui kerangka techno-realism. Hasil penelitian menemukan bahwa kepentingan Rusia diklasifikasikan menjadi tiga kategori: defensif (membangun narasi perlindungan dan legitimasi tindakan militer), ofensif (mendelegitimasi pemerintah Ukraina dan aliansi Barat), dan strategis (menciptakan kebingungan untuk melemahkan konsensus internasional). Temuan menunjukkan bahwa simbol digital digunakan secara konsisten untuk membentuk framing ancaman keamanan NATO, membenarkan invasi sebagai tindakan defensif, dan mengeksploitasi standar ganda Barat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi propaganda digital Rusia bertujuan mempengaruhi persepsi publik domestik dan internasional, meskipun efektivitasnya bergantung pada literasi media audiens dan respons kontra-narasi dari pihak lawan.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: DESWA RIZKY SETYAWAN (151210159 - Penulis) ; Ludiro Madu, SIP,M.Si. (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: simbol digital, techno-realism, propaganda Rusia, konflik Rusia-Ukraina, platform X
Subjek: J Political Science > JZ International relations
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 11 May 2026 01:20
Last Modified: 11 May 2026 01:20
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48208

Actions (login required)

View Item View Item