Adrian Aufa Rachman, . (2026) FORMULASI SURFAKTAN NABATI DARI PALM OIL UNTUK APLIKASI INJEKSI KIMIA EOR PADA RESERVOIR LOW SALINITY. Tugas Akhir thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_113210113.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_113210113.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_113210113.pdf Download (375kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_113210113.pdf Download (464kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_113210113.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
6_Skripsi Full_113210113.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Suatu lapangan tua dengan salinitas yang rendah telah mengalami penurunan produksi dan perlu dilakukan Chemical Enhanced Oil Recovery agar produksinya kembali naik. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan pengujian laboratorium untuk mengetahui formulasi surfaktan yang tepat agar produksi dapat ditingkatkan kembali. Pengujian yang dilakukan ini bertujuan untuk menguji efektivitas penginjeksian surfaktan pada karakteristik reservoir low salinity. Penelitian ini menggunakan metode pengujian imbibisi yang akan merepresentasikan batuan reservoir ketika diinjeksikan surfaktan tanpa diberi tekanan, yang bertujuan untuk mengetahui efektifitas perolehan minyak dengan menggunakan surfaktan PEG-400 yang berbahan dasar minyak kelapa sawit yang dapat dimodifikasi untuk bekerja optimal pada reservoir dengan salinitas rendah.
Pengujian dilakukan pada Core B1 dan B2 yang memiliki karakteristik yang sama, namun dengan dimensi yang berbeda. Karakteristik core batuan yang diujikan meliputi jenis batuan Bentheimer Sandstone, temperatur reservoir 60°C, salinitas 5000 ppm, dan densitas minyak sebesar 0,80429 gr/cc. Penelitian ini dimulai dengan melakukan screening konsentrasi yang tepat pada penginjeksian surfaktan terhadap core batuan yang meliputi interaksi fluid-to-fluid (melakukan uji kompatibilitas, uji interfacial tension, dan uji phase behavior). Dan interaksi fluid-to-rock (melakukan uji imbibisi spontan) pada kondisi reservoir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan surfaktan dengan konsentrasi 0,5% PEG-400 dengan menggunakan brine sintetik NaCl 5000 ppm secara efektif dapat meningkatkan perolehan minyak pada Core B1 sebesar 4,15 cc minyak serta meningkatkan nilai recovery factor (RF) sebesar 40,07%. Nilai tersebut tinggi jika dibandingkan dengan hanya menginjeksikan 0% PEG-400 (brine sintetik saja) pada Core B2 dengan hasil perolehan minyak sebesar 1,65 cc minyak dan 21,79% nilai RF. Penelitian ini membuktikan bahwa surfaktan PEG-400 berhasil meningkatkan perolehan minyak secara signifikan dengan formulasi yang tepat.
Kata kunci: Chemical Enhanced Oil Recovery, PEG-400, Recovery Factor, Spontaneous Imbibition, Surfaktan
| Item Type: | Tugas Akhir (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Additional Information: | ADRIAN AUFA RACHMAN (Penulis - 113210113) ; Edgie Yuda Kaesti (Pembimbing 1); Suranto (Pembimbing 2) |
| Uncontrolled Keywords: | Chemical Enhanced Oil Recovery, PEG-400, Recovery Factor, Spontaneous Imbibition, Surfaktan |
| Subjek: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 06:24 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 06:24 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47983 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
