ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU MIE BASAH (STUDI KASUS PADA UMKM MIE SPECIALL DI KAPANEWON JETIS KABUPATEN BANTUL)

Gerardus Hanandika Dishatama, . (2026) ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU MIE BASAH (STUDI KASUS PADA UMKM MIE SPECIALL DI KAPANEWON JETIS KABUPATEN BANTUL). Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_135220003.pdf] Text
1_Cover_135220003.pdf

Download (139kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_135220003.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_135220003.pdf

Download (387kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_135220003.pdf] Text
2_Abstrak_135220003.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_135220003.pdf] Text
4_Daftar Isi_135220003.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_135220003.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_135220003.pdf

Download (173kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_135220003.pdf] Text
6_Skripsi Full_135220003.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://www.upnyk.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis jumlah persediaan tepung sebagai bahan baku mie basah di UMKM Mie Speciall berdasarkan analisis EOQ (2) mengalisis jumlah persediaan pengaman (safety stock) bahan baku tepung yang digunakan pada UMKM Mie Speciall (3) menganalisis titik pemesanan kembali (reorder point) bahan baku tepung pada UMKM Mie Speciall. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penentuan lokasi menggunakan metode studi kasus. Metode penentuan responden menggunakan purposive sebanyak tiga responden. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan EOQ, SS, ROP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jumlah pemesanan optimal bahan baku tepung sebesar 13.698,83 kg, (2) persediaan pengaman sebesar 137,95 kg, dan (3) titik pemesanan ulang sebesar 888,28 kg dengan waktu tunggu pemesanan selama 1 hari. Nilai EOQ yang lebih besar dibandingkan pemesanan aktual menunjukkan bahwa penggunaan tepung dalam proses produksi belum optimal. Oleh karena itu, UMKM Mie Speciall disarankan untuk menerapkan metode EOQ, safety stock, dan ROP guna meningkatkan penggunaan bahan baku, efisiensi pengendalian persediaan, dan meminimalkan biaya persediaan.

Kata Kunci : Pengendalian Persediaan, EOQ, Persediaan Pengaman, Pemesanan Kembali, Bahan Baku Tepung

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: GERARDUS HANANDIKA DISHATAMA (Penulis - 135220003) Agus Santosa (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Persediaan, EOQ, Persediaan Pengaman, Pemesanan Kembali, Bahan Baku Tepung
Subjek: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agribisnis
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 24 Apr 2026 02:27
Last Modified: 24 Apr 2026 02:27
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47942

Actions (login required)

View Item View Item