PRARANCANGAN PABRIK KIMIA ASAM OKSALAT DARI GLUKOSA DAN ASAM NITRAT KAPASITAS 12.000 TON/TAHUN

Qoula Datin Hasma, . and Annisa Nurul Qolby Putri Sukmono, . (2026) PRARANCANGAN PABRIK KIMIA ASAM OKSALAT DARI GLUKOSA DAN ASAM NITRAT KAPASITAS 12.000 TON/TAHUN. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_121200144.pdf] Text
Cover_121200144.pdf

Download (94kB)
[thumbnail of Abstrak_121200144.pdf] Text
Abstrak_121200144.pdf

Download (245kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_121200144.pdf] Text
Halaman Pengesahan_121200144.pdf

Download (353kB)
[thumbnail of Daftar Isi_121200144.pdf] Text
Daftar Isi_121200144.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_121200144.pdf] Text
Daftar Pustaka_121200144.pdf

Download (267kB)
[thumbnail of Fulltext_121200144.pdf] Text
Fulltext_121200144.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (54MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Pabrik asam oksalat dari glukosa dan asam nitrat dengan proses oksidasi karbohidrat dirancang dengan kapasitas produksi sebesar 12.000 ton per tahun. Pabrik ini direncanakan akan didirikan di Kawasan Industri Kujang, Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Bahan baku glukosa diperoleh dari PT Budi Starch & Sweetener Tbk, Lampung, sedangkan asam nitrat diperoleh dari PT Multi Nitrotama Kimia yang berlokasi di kawasan industri yang sama. Katalis yang digunakan adalah vanadium pentoksida (V₂O₅). Pabrik dirancang beroperasi secara kontinyu selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 159 orang.
Proses produksi diawali dengan tahap persiapan bahan baku, yaitu pemanasan larutan glukosa dan asam nitrat hingga suhu operasi. Reaksi pembentukan asam oksalat berlangsung di dalam reaktor alir tangki berpengaduk (RATB) dengan konversi sebesar 46% pada suhu 66 °C dan tekanan 1 atm dengan bantuan katalis V₂O₅. Reaksi ini bersifat eksotermis dan menghasilkan produk utama berupa asam oksalat serta produk samping berupa gas nitrogen monoksida (NO). Campuran hasil reaksi kemudian dialirkan ke evaporator untuk menurunkan kadar air pada kondisi vakum guna mencegah karamel bahan sebelum memasuki tahap kristalisasi. Kristal asam oksalat yang terbentuk dipisahkan menggunakan rotary drum vacuum filter dan dikeringkan dengan rotary dryer hingga diperoleh produk asam oksalat dengan kemurnian 99,13%. Utilitas pada pabrik diperlukan air sebanyak 19.945,17 kg/jam dengan air untuk pembuatan steam pada suhu 120oC dan tekanan 4 atm. Kebutuhan Listrik dipenuhi oleh PLN sebesar 690 kVA dan ada generator sebagai cadangan saat listrik padam. Kebutuhan bahan bakar pada boiler menggunakan bahan bakar fuel oil sebanyak 2.425.045 liter/tahun dan generator menggunakan solar sebanyak 27.114 liter/tahun.
Hasil evaluasi ekonomi pabrik ini membutuhkan Fixed Capital Investment (FCI) sebesar US$ 43.788.280 atau Rp 638.500.928.235. Working Capital Investment (WCI) US$ 7.311.582 atau Rp121.957.187.615. Analisis ekonomi menunjukkan nilai Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 39,19% dan setelah pajak 31,35%. Nilai Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 2,03 tahun dan setelah pajak adalah 2,42 tahun. Adapun nilai Break Even Point (BEP) sebesar 40,05%, Shut Down Point (SDP) sebesar 11,50% dan Dicounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 27,73%. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi, maka pabrik asam oksalat ini layak untuk dikaji lebih lanjut.
Kata kunci: Glukosa, Asam Nitrat, RATB, Asam Oksalat

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: QOULA DATIN HASMA (Penulis-121200144);ANNISA NURUL QOLBY PUTRI SUKMONO (Penulis-121200105);Dra. Sri Wahyu Murni, M.T (Pembimbing);Ir. Tunjung Wahyu Widayati, M.T (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Glukosa, Asam Nitrat, RATB, Asam Oksalat
Subjek: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Kimia
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 23 Apr 2026 05:56
Last Modified: 23 Apr 2026 05:56
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47920

Actions (login required)

View Item View Item