RAHMA STYFARI YUANITA, . (2026) KONSERVASI BERKELANJUTAN MATA AIR BERDASARKAN ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS AIR DI DESA MRANGGEN, SRUMBUNG, MAGELANG, JAWA TENGAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
1_Cover_114220016.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_114220016.pdf Download (125kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_114220016.pdf Download (454kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_114220016.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_114220016.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
6_Skripsi Full_114220016.pdf Restricted to Repository staff only Download (24MB) |
Abstract
ABSTRAK
KONSERVASI BERKELANJUTAN MATA AIR BERDASARKAN ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS AIR DI DESA MRANGGEN, SRUMBUNG, MAGELANG, JAWA TENGAH
Oleh
Rahma Styfari Yuanita
NIM: 114220016
(Program Studi Sarjana Teknik Lingkungan)
Mata Air Pringsari yang terletak di Desa Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah dimanfaatkan sebagai sumber utama pemenuhan kebutuhan air domestik masyarakat. Keberlanjutan mata air ini menghadapi permasalahan utama berupa penurunan debit pada musim kemarau berkepanjangan, potensi ancaman kualitas air pada Mata Air Pringsari, serta kebutuhan air yang semakin bertambah tiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe dan karakteristik Mata Air Pringsari, menganalisis tingkat klasifikasi daerah imbuhan, menganalisis potensi pemenuhan kebutuhan air domestik 10 tahun ke depan, serta menyusun arahan pengelolaan dan teknik konservasi mata air yang berkelanjutan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Metode yang digunakan meliputi survei dan pemetaan, purposive sampling dan grab sampling, uji laboratorium, serta analisis spasial deskriptif menggunakan pembobotan dan overlay berdasarkan Permen PU No. 2 Tahun 2013 yang menghasilkan peta klasifikasi daerah imbuhan, dan metode matematis Indeks Kekritisan Air (IKA) untuk menghitung potensi pemenuhan kebutuhan air 10 tahun ke depan.
Hasil menunjukkan bahwa Mata Air Pringsari termasuk depression springs dengan debit harian 0,6675 L/s (kelas debit 6) dan memiliki sifat pengaliran perennial spring. Kualitas air belum memenuhi baku mutu pada parameter Escherichia coli sebesar 6 CFU/100 ml, dan total coliform TNTC (too numerous to count). Proyeksi IKA untuk 10 tahun ke depan menunjukan kategori aman pada tahun 2035. Tingkat klasifikasi daerah imbuhan didominasi klasifikasi kelas sedang sebanyak 227,3324 ha (63,07%). Arahan konservasi mata air berdasarkan klasifikasi daerah imbuhan dengan pendekatan teknis (pembuatan rorak dan konservasi vegetatif), pendekatan non-teknis melalui penataan tutupan lahan, pengendalian sumber pencemar domestik, dan pendekatan sosial-instansi.
Kata kunci: Mata Air, Daerah Imbuhan, Indeks Kekritisan Air (IKA), Analisis Spasial, Konservasi Mata Air
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | RAHMA STYFARI YUANITA (Penulis - 114220016) ; HERWIN LUKITO (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Mata Air, Daerah Imbuhan, Indeks Kekritisan Air (IKA), Analisis Spasial, Konservasi Mata Air |
| Subjek: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 10:26 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 10:26 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47900 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
