KEBERLANJUTAN KEBIJAKAN REMAIN IN MEXICO DI AMERIKA SERIKAT PADA MASA PEMERINTAHAN DONALD TRUMP

Enrika Vena Amelia Eristiawan, . (2026) KEBERLANJUTAN KEBIJAKAN REMAIN IN MEXICO DI AMERIKA SERIKAT PADA MASA PEMERINTAHAN DONALD TRUMP. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_151220109.pdf] Text
Cover_151220109.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of Abstrak_151220109.pdf] Text
Abstrak_151220109.pdf

Download (224kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_151220109.pdf] Text
Halaman Pengesahan_151220109.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of Daftar Isi_151220109.pdf] Text
Daftar Isi_151220109.pdf

Download (326kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_151220109.pdf] Text
Daftar Pustaka_151220109.pdf

Download (227kB)
[thumbnail of Fulltext_151220109.pdf] Text
Fulltext_151220109.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Amerika Serikat (AS) merupakan negara yang terbuka pada imigran. Akan tetapi, Donald Trump mengubah arah kebijakan imigrasi AS menjadi proteksionis yang terbukti melalui pembentukan kebijakan Remain in Mexico (RIM) yang pertama kali digunakan pada 2019. Kebijakan ini membuat pencari suaka harus menunggu di Meksiko untuk dapat memasuki AS. Hal ini menyebabkan mereka harus menghadapi masalah keamanan dan kemanusiaan karena wilayah Meksiko yang berbahaya. Kebijakan ini menuai banyak kritikan baik dari dalam negeri AS maupun internasional. Amerika Serikat melalui kebijakan yang dikeluarkan oleh Trump dinilai melanggar hak asasi manusia dengan membahayakan para pencari suaka. Meskipun kebijakan RIM telah mengakibatkan sorotan luas, kritikan, kerugian, dan kontroversi, Trump tetap menetapkan kembali kebijakan ini di periode ke-dua masa jabatannya yaitu di tahun 2025. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan Trump melanjutkan kebijakan RIM di AS. Penelitian ini akan menggunakan konsep idiosinkratik milik Margaret G. Hermann. Hasil penelitian menunjukan bahwa keputusan Trump untuk melanjutkan kebijakan RIM dipengaruhi oleh karakter personal Trump yang dibentuk dari latar belakang keluarga, pendidikan, dan karirnya. Hal ini menyebabkan dirinya memiliki rasa nasionalisme yang tinggi untuk melindungi kepentingan AS, keyakinananya yang tinggi bahwa dirinya mampu mengontrol permasalahan imigran ilegal melalui kebijakan RIM, serta ketidakpercayaannya yang tinggi terhadap imigran dan sistem migrasi di AS maupun Meksiko. Hal inilah yang mempengaruhi Trump dalam melanjutkan kebijakan RIM di 2025.

Kata kunci: Remain in Mexico, Amerika Serikat, Donald Trump, Imigran Ilegal.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Enrika Vena Amelia Eristiawan (Penulis - 151220109) Sri Issundari (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Remain in Mexico, Amerika Serikat, Donald Trump, Imigran Ilegal.
Subjek: E History America > E151 United States (General)
J Political Science > JF Political institutions (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 22 Apr 2026 00:53
Last Modified: 22 Apr 2026 00:53
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47886

Actions (login required)

View Item View Item