PERHITUNGAN ULANG PRIMARY CEMENTING PADA SUMUR “Y-06” LAPANGAN “YW”

Yolanda Winitrisya S, . (2026) PERHITUNGAN ULANG PRIMARY CEMENTING PADA SUMUR “Y-06” LAPANGAN “YW”. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_113200002.pdf] Text
1_Cover_113200002.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_113200002.pdf] Text
2_Abstrak_113200002.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of 3_Lembar Pengesahan_113200002.pdf] Text
3_Lembar Pengesahan_113200002.pdf

Download (248kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_113200002.pdf] Text
4_Daftar Isi_113200002.pdf

Download (383kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_113200002.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_113200002.pdf

Download (169kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_113200002.pdf] Text
6_Skripsi Full_113200002.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Primary cementing merupakan salah satu tahapan penting dalam kegiatan pemboran sumur minyak dan gas bumi yang bertujuan untuk memberikan isolasi antar zona formasi, menopang casing, serta menjaga integritas sumur. Keberhasilan proses penyemenan sangat dipengaruhi oleh ketepatan desain penyemenan yang meliputi volume slurry, kebutuhan semen, serta parameter pemompaan. Sumur “Y-06” Lapangan “YW” merupakan sumur directional yang dibor hingga kedalaman akhir 6.793 ft MD / 6.497 ft TVD dengan beberapa trayek casing yaitu 30”, 20”, 13-3/8”, 9-5/8”, dan 7” liner. Oleh karena itu, diperlukan perhitungan ulang primary cementing untuk memastikan desain penyemenan sesuai dengan kondisi geometri sumur dan trayek casing yang digunakan.
Perhitungan ulang Primary Cementing ini dilakukan berdasarkan tahapan pada flowchart penelitian. Tahapan penelitian diawali dengan pengumpulan data sumur yang meliputi lintasan sumur (MD dan TVD), kedalaman trayek penyemenan, ukuran casing dan lubang sumur, serta data litologi formasi. Selanjutnya dilakukan perhitungan ulang desain slurry yang mencakup volume slurry, densitas slurry, yield slurry, kebutuhan semen, dan kebutuhan air pencampur. Tahap berikutnya adalah perhitungan displacement yang meliputi volume displacement, laju aliran pemompaan, serta penyusunan pumping schedule untuk memastikan slurry semen dapat terdorong hingga mencapai top of cement yang direncanakan.
Hasil perhitungan ulang menunjukkan bahwa kebutuhan semen sebesar 1.194 sacks untuk casing 20”, 2.830 sacks untuk casing 13-3/8”, 664 sacks untuk casing 9-5/8”, dan 67 sacks untuk liner 7”. Cementing pada casing 9-5/8” menggunakan 187 bbl lead slurry dengan densitas 13,5 ppg dan 51 bbl tail slurry dengan densitas 15,8 ppg, sedangkan cementing pada liner 7” menggunakan 33 bbl slurry dengan densitas 12,5 ppg dengan tekanan bumping mencapai 1.000 psi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa desain primary cementing pada Sumur “Y-06” Lapangan “YW” dapat memenuhi kebutuhan isolasi zona serta mendukung integritas sumur secara teknis.

Kata kunci : Displacement, Primary Cementing, Slurry Design, Directional, Top of Cement.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Yolanda Winitrisya S (Penulis - 113200002) ; Aris Buntoro (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Displacement, Primary Cementing, Slurry Design, Directional, Top of Cement.
Subjek: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 13 Apr 2026 01:04
Last Modified: 13 Apr 2026 01:04
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47730

Actions (login required)

View Item View Item