PRARANCANGAN PABRIK KIMIA METIL ASETAT DARI DIMETHYL ETER DAN CARBON MONOXIDE DENGAN KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN

ATIFA NUR AINI, . and FELIXIA NAFTALI SALSABILLA, . (2026) PRARANCANGAN PABRIK KIMIA METIL ASETAT DARI DIMETHYL ETER DAN CARBON MONOXIDE DENGAN KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of 1_Cover_121210016.pdf] Text
1_Cover_121210016.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_121210016.pdf] Text
2_Abstrak_121210016.pdf

Download (328kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_121210016.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_121210016.pdf

Download (94kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_121210016.pdf] Text
4_Daftar Isi_121210016.pdf

Download (165kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_121210016.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_121210016.pdf

Download (348kB)
[thumbnail of 6_Fulltext_121210016.pdf] Text
6_Fulltext_121210016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (30MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Pendirian pabrik kimia Metil Asetat merupakan salah satu upaya untuk memenuhi
kebutuhan dalam pembuatan bahan kimia. Pabrik kimia Metil Asetat dari Dimehtyl Eter dan
Carbon Monoxidekapasitas 45.000 ton/tahun dirancang akan didirikan di kawasan industri
Estate Cilegon (KIEC) tepatnya Jalan Asia Raya, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol,
Kota Cilegon, Provinsi Banten. Bahan baku Dimethyl Eter diperoleh dari PT Oberon Fuels,
yang di Impor dari Amerika Serikat dan Carbon Monoxide yang diperoleh dari PT. Samator
Indo Gas Tbk Indonesia yang terletak di daerah kawasan industri Estate Cilegon (KIEC),
Kota Cilegon, Provinsi Banten. Untuk katalis Zeolite Mordenite, diperoleh dari PT Zeolyst
International, Amerika Serikat. Untuk adsorben active alumina, diperoleh dari PT Anugrah
Putra Kencana, Cikarang, Bekasi. Pabrik ini beroperasi secara kontinyu selama 330 hari
efektif kerja dalam setahun, 24 jam/hari, dan membutuhkan 180 karyawan dengan luas tanah
yang dibutuhkan sebesar 10,8 ha.
Proses pembuatan Metil asetat melalui reaksi karbonilasi dengan fasa gas-gas-padat
ke dalam Fixed Bed Multitube Reactor (R-01) (non-adiabatis, non-isothermal) menggunakan
katalis padat Zeolite Mordenite pada suhu umpan 170 °C, tekanan 30 atm dan bersifat
eksotermis sehingga membutuhkan pendingin Dowtherm A. Hasil keluaran Reaktor (R-01)
yang berupa gas diumpankan ke Partial Condenser (CDP-01) untuk diembunkan sebagian.
Campuran dipisahkan dengan menggunakan separator (SP-02). Hasil atas separator yang
berupa gas carbon monoxide, hydrogen, dimethyl eter diumpankan ke Pressure Swing
Adsropsi (PSA-01) untuk dilakukan penjerapan carbon monoxide dengan menggunakan
adsorben Activated Alumina. Hasil atas dari Pressure Swing Adsropsi (PSA-01) dialirkan ke
Flare (Fl-01), Sedangkan aliran bawah Pressure Swing Adsropsi (PSA-01) di recycle kembali
ke reaktor. Hasil bawah Separator (SP-02) yang berupa metil asetat dan air dalam fase cair
dialirkan menuju tangki penyimpanan produk (T-03). Proses produksi didukung dengan unit
utilitas dengan kebutuhan air make up sebanyak 4.450,75 kg/jam yang dibeli dari PT
Krakatau Tirta Industri (KTI). Kebutuhan Dowtherm A sebanyak 148.748 kg/jam, udara
tekan 27,25 m³/jam, Listrik 1.730 kW yang dibeli dari PT PLN disertai Cadangan dengan
menggunakan generator 2.500 kW. Kebutuhan bahan bakar Fuel Oil untuk generator
sebesar 84.629 liter/tahun yang dibeli dari PT Pertamina.
Pabrik ini memiliki nilai Fixed Capital Investment (FCI) sebesar $114.317.090 dan
Rp1.786.204.537.361 serta Working Capital Investment (WCI) sebesar $67.604.134,41 dan
Rp1.129.128.985.136. Analisa kelayakan ekonomi pabrik ini menunjukkan nilai Return of
Investment (ROI) sebelum pajak 62,18% dan sesudah pajak 48,50%, Nilai Pay Out Time
(POT) sebelum pajak 1,30 tahun dan sesudah pajak 1,57 tahun, nilai Break Even Point (BEP)
sebesar 45,56%, Shut Dwon Point (SDP) sebesar 16,98% dan Discounted Cash Flow
(DCFR) sebesar 19,36% dengan harga jual produk $5,17/kg atau Rp86.379,08/kg. Dengan
demikian, dari segi teknis dan ekonomi, pabrik metil asetat dengan kapasitas 45.000
ton/tahun layak untuk dikaji lebih lanjut.
Kata kunci: Metil Asetat, Dimethyl Eter, Carbon Monoxide, Fixed Bed Multitube

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: ATIFA NUR AINI (PENULIS-121210016) FELIXIA NAFTALI SALSABILLA (PENULIS - 121210027) FAIZAH HADI (PEMBIMBING 1) PERWITASARI (PEMBIMBING 2)
Uncontrolled Keywords: Metil Asetat, Dimethyl Eter, Carbon Monoxide, Fixed Bed Multitube
Subjek: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Kimia
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 01 Apr 2026 02:43
Last Modified: 01 Apr 2026 02:43
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47544

Actions (login required)

View Item View Item