PUTRI PINTAULI NABABAN, . (2026) OPTIMALISASI SETTLING POND UNTUK PENGOLAHAN AIR ASAM TAMBANG AREA INTERMEDIET STOCKPILE PT. PADANG MULIA, BARITO TIMUR, KALIMANTAN TENGAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
1_Cover_114210020.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_114210020.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_114210020.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_114210020.pdf Download (349kB) |
|
|
Text
5_Fulltext_114210020.pdf Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
Abstract
Salah satu dampak dari kegiatan pertambangan adalah timbulnya air asam tambang, yang dapat mempengaruhi kualitas air apabila tidak diolah dengan baik. Penelitian dilakukan di PT. Padang Mulia, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah bertujuan untuk menganalisis karakteristik air yang masuk ke dalam settling pond area Intermediet Stockpile; mengevaluasi settling pond sesuai SNI 6774 : 2008; membandingkan pengolahan air asam tambang dengan kapur dolomit dan kapur tohor ; serta memberikan rekomendasi perbaikan pengolahan air asam tambang di PT. Padang Mulia.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode survei lapangan dan pengambilan sampel menggunakan metode grab sampling. Analisis matematis meliputi perhitungan
curah hujan rencana, perhitungan debit serta perhitungan tiap parameter kriteria desain SNI 6774 : 2008. Metode laboratorium dilakukan untuk membandingkan efektivitas kapur dolomit dan kapur tohor dalam pengolahan air melalui uji jartest. Data kemudian dikaji untuk menentukan rekomendasi pengolahan air asam tambang yang lebih optimal. Hasil penelitian menunjukkan debit air limpasan area Intermediet Stockpile sebesar 0,167 m3/s, dan debit saluran sebesar 0,073 m3/s dengan rata-rata pH 2,208 sedangkan rata-rata TSS 303,375 mg/L yang masih berada di bawah standar bakumutu. Parameter desain settling pond area Intermediet Stockpile yang belum sesuai SNI 6774 : 2008, meliputi waktu detensi dan beban permukaan kompartemen 1 dan bilangan reynolds pada ketiga kompartemen. Kapur tohor lebih efektif dibandingkan kapur dolomit dengan dosis optimum 1,6 gr/L dengan efektivitas 83,3%. Arahan pengolahan meliputi penambahan kolam penampung sementara, pemasangan pintu air pada inlet, penggunaan kapur tohor dengan dosis optimum dan perawatan berkala settling pond setiap 5 hari sekali untuk meningkatkan efektivitas pengolahan.
Kata kunci: Air Asam Tambang, Bakumutu, Efektivitas Pengolahan, Settling pond
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | PUTRI PINTAULI NABABAN (Penulis - 114210020) ; RR. DINA ASRIFAH (Pembimbing) ; MUAMMAR GOMAREUZZAMAN (Pembimbing) ; HUSNA MUIZZATI SHABRINA (Pembimbing) ; ANDI RENATA ADE YUDONO (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Air Asam Tambang, Bakumutu, Efektivitas Pengolahan, Settling pond |
| Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 26 Mar 2026 22:56 |
| Last Modified: | 26 Mar 2026 22:56 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47457 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
