Astryd Anggun Safira, . (2026) SINTESIS RAMAH LINGKUNGAN NANOPARTIKEL CaO DARI LIMBAH CANGKANG TELUR AYAM MENGGUNAKAN SELULOSA ECENG GONDOK:Karakterisasi dan Evaluasi Kesiapan Metalurgi. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_116210057_Astryd Anggun Safira.pdf Download (147kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_116210057_Astryd Anggun Safira.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_116210057_Astryd An.pdf Download (524kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_116210057_Astryd Anggun Safira.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_116210057_Astryd Anggun Safira.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
6_Skripsi full_116210057_Astryd Anggun Safira.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Limbah cangkang telur diketahui mengandung kalsium karbonat (CaCO3) tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkkan sebagai sumber kalsium dalam sintesis material berbasis CaO. Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan cangkang telur sebagai prekursor kalsium dengan selulosa dari eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebagai agen pendukung dalam proses sintesis. Kalsium diekstraksi dari serbuk cangkang telur menggunakan larutan asam untuk menghasilkan kalsium klorida (CaCl2), sedangkan selulosa diperoleh dari daun eceng gondok melalui tahapan ekstraksi pelarut, perlakuan alkali menggunakan NaOH, serta proses pemutihan menggunakan H2O2 untuk mengurangi lignin dan komponen non-selulosa. Karakterisasi material dilakukan menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) serta Scanning Electron Microscopy yang dilengkapi dengan Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS) untuk mengevaluasi gugus fungsi, morfologi partikel, dan komposisi unsur penyusun material. Spektrum FTIR menunjukkan pita serapan yang berkaitan dengan ikatan Ca-O serta keberadaan gugus hidroksil pada permukaan material yang dapat mengindikasikan interaksi dengan selulosa dan kemungkinan hidrasi parsial. Pengamatan SEM memperlihatkan distribusi partikel yang tidak seragam dengan kecenderungan aglomerasi, sedangkan analisis EDS menunjukkan dominasi unsur kalsium dan oksigen dengan keberadaan karbonasi parsial. Secara umum, hasil karakterisasi mengindikasikan terbentuknya material yang didominasi oleh komponen kalsium oksida dengan indikasi partikel berukuran kecil yang mengalami aglomerasi.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Astryd Anggun Safira (Penulis-116210057) Heri Septya Kusuma (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | CaO, CaCl2, selulosa, biomassa |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Metalurgi |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 26 Mar 2026 08:13 |
| Last Modified: | 26 Mar 2026 08:13 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47447 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
