Inventory of Nematodes Associated with Intensive and Non-Intensive Cocoa (Theobroma cacao.L) Farming System in Kulon Progo Regency, Special Region of Yogyakarta

Keila Zahra, . (2026) Inventory of Nematodes Associated with Intensive and Non-Intensive Cocoa (Theobroma cacao.L) Farming System in Kulon Progo Regency, Special Region of Yogyakarta. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_134220035_Keila Zahra.pdf] Text
1_Cover_134220035_Keila Zahra.pdf

Download (68kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_134220035_Keila Zahra.pdf] Text
2_Abstrak_134220035_Keila Zahra.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan _134220035_Keila Za.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan _134220035_Keila Za.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 4_Daftar isi_134220035_Keila Zahra.pdf] Text
4_Daftar isi_134220035_Keila Zahra.pdf

Download (67kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_134220035_Keila Zahra -pdf.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_134220035_Keila Zahra -pdf.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of 6_Skripsi full_134220035_Keila Zahra.pdf] Text
6_Skripsi full_134220035_Keila Zahra.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://upnvyk.ac.id

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas perkebunan penting di
Indonesia, namun produktivitasnya dipengaruhi oleh kondisi agroekosistem dan
pengelolaan lahan. Nematoda berperan sebagai bioindikator kesehatan tanah karena
fungsi
ekologisnya yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk
menginventarisasi, mengkarakterisasi, serta menganalisis kepadatan, keragaman,
dan dominansi nematoda pada sistem usahatani kakao intensif dan non-intensif di
Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian dilakukan
menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel tanah pada kebun kakao
intensif dan non-intensif, masing-masing sembilan titik sampling yang
dihomogenkan menjadi tiga ulangan, dan dilakukan sepuluh kali dengan interval
satu minggu. Ekstraksi nematoda menggunakan metode Whitehead Tray,
Centrifuge method dan perangkap serangga, diikuti identifikasi secara morfologis
dan morfometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nematoda yang ditemukan
terdiri atas genus Metarhabditis sp., Heterorhabditis sp., Caenorhabditis sp., dan
Neorhabditis sp., yang termasuk kelompok nematoda hidup bebas (bakterivor) dan
entomopatogen. Sistem non-intensif memiliki populasi nematoda yang lebih tinggi
dibandingkan sistem intensif. Nilai indeks keragaman (H’) pada kedua sistem
tergolong rendah, dengan Metarhabditis sp. sebagai genus yang paling dominan.
Hasil ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan lahan memengaruhi struktur
komunitas nematoda dan berpotensi digunakan sebagai indikator keberlanjutan

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Keila Zahra(Penulis - 134220035); Miftahul Ajri (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: eksplorasi, nematoda parasit tumbuhan, pertanian berkelanjutan, bioindikator, agroekosistem.
Subjek: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agroteknologi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 12 Mar 2026 05:55
Last Modified: 12 Mar 2026 05:55
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47329

Actions (login required)

View Item View Item