Arib Brian Prayogi, . (2026) PENERAPAN PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA FISIK DENGAN METODE LUMEN DAN AIR CHANGE RATE (ACR) UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KELELAHAN PEKERJA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
1_Cover_122210033.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_122210033.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_122210033.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_122210033.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_122210033.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
6_Skripsi Full_122210033.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
UMKM Kerupuk Harapan merupakan salah satu UMKM atau pabrik di bidang makanan yang memproduksi kerupuk uyel udang. UMKM tersebut berlokasi di Nglebeng, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Kelelahan berlebih pada pekerja disebabkan oleh lingkungan kerja fisik yang kurang optimal. Lingkungan kerja fisik yang kurang optimal terjadi pada aspek pencahayaan dan suhu. Kelelahan pekerja ditandai dengan pengukuran persentase cardiovascular load dan kondisi eksisting di mana pekerja mudah berkeringat, sering berhenti sejenak dalam beraktivitas, serta melepas baju ketika bekerja. Berdasarkan observasi lapangan, diperoleh rata-rata pencahayaan dan suhu sebesar 70,8-71,6 lux dan 30,3-31,4℃. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan hasil perbaikan lingkungan kerja fisik yang optimal untuk menurunkan tingkat kelelahan pekerja.
Penelitian ini menggunakan tiga metode, yaitu metode CVL, metode logika fuzzy mamdani, dan metode lumen. Metode CVL digunakan untuk mengetahui tingkat kelelahan pekerja. Metode logika fuzzy Mamdani digunakan untuk membuktikan pengaruh lingkungan kerja fisik pada tingkat kelelahan pekerja dan melakukan percobaan target pencahayaan yang ingin dicapai. Metode lumen digunakan untuk menentukan jumlah lampu di ruang produksi agar target pencahayaan dapat dicapai. Aspek suhu diperbaiki dengan mencari kapasitas aliran udara yang dibutuhkan di ruang produksi sebelum nantinya menentukan jumlah kebutuhan kipas angin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik terbukti berpengaruh terhadap tingkat kelelahan pekerja. Hasil perhitungan dengan metode lumen ditambahkan 4 unit lampu dan mengganti 2 unit lampu yang bermasalah untuk mencapai target pencahayaan sebesar 120 lux. Jumlah kebutuhan kipas angin untuk menjangkau area kerja dan semua operator adalah 2 unit kipas angin. Hasil perbaikan pada lingkungan kerja fisik terbukti menurunkan kelelahan pekerja, yang ditunjukkan oleh penurunan nilai persentase cardiovascular load dari rentang 30,29-30,56% menjadi 28,05-28,51%.
Kata kunci: Lingkungan kerja, Pencahayaan, Suhu, Cardiovascular Load, Fuzzy Mamdani
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Arib Brian Prayogi (Penulis - 122210033) Trismi Ristyowati (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Lingkungan kerja, Pencahayaan, Suhu, Cardiovascular Load, Fuzzy Mamdani |
| Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 04:30 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 04:30 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47304 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
