Randa Pebriansyah, . (2026) ANALISIS PENGARUH MATERIAL STEMMING TERHADAP TINGKAT FRAGMENTASI PADA TAMBANG TERBUKA. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1. Skripsi Fulltext_112220031_Randa Pebriansyah.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
|
|
Text
2. Cover_112220031_Randa Pebriansyah.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
3. Abstrak_112220031_Randa Pebriansyah.pdf Download (604kB) |
|
|
Text
4. Lembar Pengesahan_112220031_Randa Pebriansyah.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
5. Daftar Isi_112220031_Randa Pebriansyah.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
6. Daftar Pustaka_112220031_Randa Pebriansyah.pdf Download (444kB) |
Abstract
Peledakan berperan penting dalam proses pembongkaran massa batuan pada kegiatan penambangan terbuka. Efektivitas peledakan sangat dipengaruhi oleh berbagai parameter teknis, salah satunya adalah pemilihan material stemming yang digunakan untuk menutup bagian atas lubang ledak. Stemming berfungsi menahan gas dan energi ledakan agar tersalurkan secara optimal ke dalam massa batuan untuk menghasilkan fragmentasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengaruh dua jenis material stemming, yaitu batu laterit dan drill cutting, terhadap tingkat fragmentasi hasil peledakan pada tambang terbuka. Pengujian lapangan dilakukan dengan parameter peledakan yang seragam (jenis bahan peledak, geometri lubang ledak, dan pola peledakan), di mana lubang ledak dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan material stemming yang digunakan. Hasil peledakan dianalisis menggunakan metode Kuz-Ram dan Digital Image Analysis untuk menentukan distribusi ukuran batuan, serta dilakukan analisis statistik untuk melihat perbedaan signifikan antar jenis stemming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan batu laterit menghasilkan fragmentasi yang lebih halus dan seragam, ditunjukkan oleh nilai P80 yang lebih rendah, yaitu ukuran partikel di mana 80% volume material hasil peledakan berukuran lebih kecil dari nilai tersebut, serta persentase fragmen <30 cm yang lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan drill cutting. Batu laterit yang memiliki kepadatan dan kohesi lebih baik mampu menahan tekanan gas secara efektif. Dengan demikian, pemilihan material stemming yang tepat seperti batu laterit dapat meningkatkan kualitas fragmentasi dan efisiensi kegiatan penambangan.
Kata kunci: peledakan, material stemming, batu laterit, drill cutting, fragmentasi
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Randa Pebriansyah (Penulis - 112220031) ; Singgih Saptono (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | peledakan, material stemming, batu laterit, drill cutting, fragmentasi |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 03:18 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 03:18 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
