THE DIVERSITY OF ARTHROPODS ON CACAO PLANTATION (Theobroma cacao L.) WITH DIFFERENT PLANT MANAGEMENT IN KULON PROGO REGENCY, SPECIAL REGION OF YOGYAKARTA

Dian Chelsiana, . (2026) THE DIVERSITY OF ARTHROPODS ON CACAO PLANTATION (Theobroma cacao L.) WITH DIFFERENT PLANT MANAGEMENT IN KULON PROGO REGENCY, SPECIAL REGION OF YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of 1_Cover_134220013.pdf] Text
1_Cover_134220013.pdf

Download (130kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_134220013.pdf] Text
2_Abstrak_134220013.pdf

Download (163kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_134220013.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_134220013.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_134220013.pdf] Text
4_Daftar Isi_134220013.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_134220013.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_134220013.pdf

Download (267kB)
[thumbnail of 6_Fulltext_134220013.pdf] Text
6_Fulltext_134220013.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) memiliki nilai ekonomi tinggi, dan pengelolaan tanaman memengaruhi keanekaragaman Arthropoda serta tekanan hama. Penelitian ini membandingkan keanekaragaman Arthropoda pada pengelolaan kakao intensif dan non-intensif di Kalibawang, Kulon Progo, DIY. Pengambilan sampel dilakukan selama enam hari menggunakan light trap, sweep net, pitfall trap, dan sticky trap pada tiga titik di setiap lahan. Parameter yang diamati meliputi kelimpahan dan peran Arthropoda, indeks keanekaragaman, serta intensitas serangan hama. Bulan Juni, pengelolaan intensif mencatat 41 genus dengan 527 individu, sedangkan non-intensif 25 genus dengan 373 individu. Agustus, intensif mencatat 37 genus dengan 256 individu, sedangkan non-intensif 34 genus dengan 310 individu. Arthropoda berperan sebagai hama, predator, parasitoid, dekomposer, dan penyerbuk. Genus dominan adalah Hypothenemus, Crematogaster, dan Aedes. Indeks keanekaragaman umumnya berada pada kategori sedang, menunjukkan ekosistem relatif seimbang. Intensitas serangan hama lebih tinggi pada non-intensif (6–12%) dibandingkan intensif (1–4%) dan meningkat pada Agustus–September. Pengelolaan intensif menunjukkan kelimpahan Arthropoda lebih tinggi, didukung curah hujan lebih rendah, suhu lebih tinggi, dan penetrasi cahaya yang lebih baik.

Kata kunci: Keanekaragaman serangga, perangkap, tanaman kakao

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: DIAN CHELSIANA (Penulis - 134220013) MOFIT EKO POERWANTO (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Keanekaragaman serangga, perangkap, tanaman kakao
Subjek: Q Science > QL Zoology
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agroteknologi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 27 Feb 2026 00:45
Last Modified: 27 Feb 2026 00:45
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47185

Actions (login required)

View Item View Item