STUDI SISTEM TUMPANGSARI BUDIDAYA JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Strut) DAN LIMA AKSESI KACANG BAMBARA (Vigna subterranea (L.) Verdc)

FAJAR HIDAYAT, HIDAYAT (2026) STUDI SISTEM TUMPANGSARI BUDIDAYA JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Strut) DAN LIMA AKSESI KACANG BAMBARA (Vigna subterranea (L.) Verdc). Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of Cover_134200043_Fajar Hidayat.pdf] Text
Cover_134200043_Fajar Hidayat.pdf

Download (95kB)
[thumbnail of Abstrak_134200043_Fajar Hidayat.pdf] Text
Abstrak_134200043_Fajar Hidayat.pdf

Download (67kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan_134200043_Fajar Hidayat.pdf] Text
Lembar Pengesahan_134200043_Fajar Hidayat.pdf

Download (385kB)
[thumbnail of Daftar Isi_134200043_Fajar Hidayat.pdf] Text
Daftar Isi_134200043_Fajar Hidayat.pdf

Download (19kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_134200043_Fajar Hidayat.pdf] Text
Daftar Pustaka_134200043_Fajar Hidayat.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of Skripsi Fulltext_134200043_Fajar Hidayat.pdf] Text
Skripsi Fulltext_134200043_Fajar Hidayat.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

sayuran paling popular. Kacang bambara (Vigna subterranea (L.) Verdc) merupakan tanaman legum yang toleran terhadap lahan kering serta mampu memfiksasi nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah tanaman jagung manis per lubang pada pertumbuhan dan hasil setiap tanaman, serta mengetahui respon pertumbuhan dan hasil setiap tanaman terhadap perlakuan jenis aksesi kacang bambara. Penelitian dilaksanakan di desa Sariharjo, Ngaglik, Sleman, bulan Juli-November 2024. Metode penelitian dengan rancangan split plot design. Petak utama adalah jumlah tanaman jagung per lubang yakni 1 dan 2 tanaman per lubang. Anak Petak adalah sistem tumpangsari dengan jenis aksesi kacang bambara, yakni aksesi Bogor, Sukabumi, Sumedang coklat, Madura, Gresik dan monokultur jagung. Data diolah menggunakan analisis varian (ANOVA) dan dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Perlakuan 1 tanaman per lubang memberikan hasil terbaik pada jumlah daun jagung, jumlah daun trifoliat, luas daun trifoliat, dan umur berbunga kacang bambara. Sistem tumpangsari jagung manis dengan kacang bambara aksesi Madura memberikan hasil terbaik pada bobot tongkol per tanaman, bobot tongkol per petak, jumlah daun trifoliat, umur berbunga kacang bambara, jumlah polong, bobot polong per tanaman, dan bobot polong per petak.

Kata Kunci :Aksesi, Jagung Manis, Kacang Bambara, Monokultur, Tumpangsari.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: FAJAR HIDAYAT (Penulis - 134200043) M. FAUZAN FARID AL HAMDI (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Aksesi, Jagung Manis, Kacang Bambara, Monokultur, Tumpangsari.
Subjek: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agroteknologi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 27 Feb 2026 00:41
Last Modified: 27 Feb 2026 00:41
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47184

Actions (login required)

View Item View Item