IMPLEMENTASI PENDEKATAN SOFT BORDER DI POS LINTAS BATAS NEGARA (PLBN) SKOUW DALAM MENANGANI ANCAMAN NON-TRADISIONAL ERA PEMERINTAHAN JOKO WIDODO

GALIH JATI NURRIZKI, . (2026) IMPLEMENTASI PENDEKATAN SOFT BORDER DI POS LINTAS BATAS NEGARA (PLBN) SKOUW DALAM MENANGANI ANCAMAN NON-TRADISIONAL ERA PEMERINTAHAN JOKO WIDODO. Tugas Akhir thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of 1_Cover_151210160.pdf] Text
1_Cover_151210160.pdf

Download (283kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_151210160.pdf] Text
2_Abstrak_151210160.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_151210160.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_151210160.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_151210160.pdf] Text
4_Daftar Isi_151210160.pdf

Download (162kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_151210160.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_151210160.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of 6_Skripsi_Full_151210160.pdf] Text
6_Skripsi_Full_151210160.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi kebijakan keamanan perbatasan Indonesia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2014-2024, yang menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari pendekatan keamanan konvensional (hard border) menuju pendekatan kesejahteraan (soft border) sebagai perwujudan visi beranda depan negara. Perubahan ini ditandai dengan pembangunan infrastruktur dan keterbukaan aktivitas ekonomi lintas batas, namun pada saat yang sama juga memunculkan paradoks keamanan, di mana meningkatnya konektivitas justru membuka peluang bagi munculnya ancaman non-tradisional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi pendekatan soft border dijalankan dalam menyeimbangkan upaya fasilitasi ekonomi dengan penanganan ancaman keamanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis Soft Border dan Security as Practice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini berhasil membentuk ketergantungan ekonomi yang bersifat asimetris dan berfungsi sebagai instrumen diplomasi perbatasan. Pada tingkat operasional, pengawasan dilakukan melalui mekanisme penyaringan administratif oleh unsur Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ) di Zona Inti. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya fenomena Balloon Effect, yaitu pengetatan pengawasan di gerbang resmi PLBN mendorong pergeseran aktivitas penyelundupan narkotika dan barang ilegal ke jalur-jalur tikus di wilayah penyangga yang minim pengawasan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pendekatan Soft Border efektif sebagai instrumen diplomasi ekonomi, penerapannya masi memerlukan penguatan integrasi kelembagaan serta perluasan pengawasan teritorial secara lebih komprehensif di luar zona pelayanan resmi.

Kata Kunci: Soft Border, Ancaman Non-Tradisional, PLBN Skouw, Ketergantungan Ekonomi, Security as Practice.

Item Type: Tugas Akhir (Tugas Akhir)
Additional Information: GALIH JATI NURRIZKI (Penulis-151210160) : FAUZAN (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Soft Border, Ancaman Non-Tradisional, PLBN Skouw, Ketergantungan Ekonomi, Security as Practice.
Subjek: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 24 Feb 2026 00:50
Last Modified: 24 Feb 2026 00:50
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47142

Actions (login required)

View Item View Item