Naeli Amalia Yumna, . (2026) INVENTORY OF PATHOGEN ASSOCIATED WITH DISEASE SYMPTOMS ON COCOA PLANTS (THEOBROMA CACAO L.) IN GUNUNGKIDUL REGENCY, SPECIAL REGION OF YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover Skripsi_134220148_Naeli Amalia Yumna.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_134220148_Naeli Amalia Yumna.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_134220148_Naeli Amalia Yumna.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_134220148_Naeli Amalia Yumna.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_134220148_Naeli Amalia Yumna.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
6_Skripsi Full Text_134220148_Naeli Amalia Yumna.pdf Restricted to Repository staff only Download (50MB) |
Abstract
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas perkebunan utama yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional Indonesia. Namun, produktivitas kakao di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menurun secara signifikan terutama akibat penyakit tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendata, mengidentifikasi, dan mengkarakterisasi patogen yang terkait dengan gejala penyakit pada tanaman kakao, serta menganalisis insidensi dan tingkat keparahan penyakit. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan dengan sampling purposif di dua kebun kakao dengan sistem pengelolaan yang berbeda: intensif dan non-intensif. Gejala penyakit dievaluasi melalui pengamatan visual dan mikroskopis, diikuti dengan isolasi jamur dan karakterisasi morfologis serta molekuler. Patogen yang diidentifikasi meliputi Colletotrichum sp., Fusarium sp., Acremonium sp., Mucor sp., Oncobasidium theobromae, dan Rhizoctonia sp. Insiden dan tingkat keparahan penyakit berbeda antara kedua kebun. Berdasarkan analisis AUDPC, perkembangan penyakit secara konsisten lebih tinggi di kebun non-intensif, dengan VSD dan busuk batang mencapai puncaknya pada Agustus
(150% dan 139%, masing-masing), busuk buah menunjukkan AUDPC tertinggi pada Juli (22,1%), dan antraknosa mencapai maksimum pada Agustus (32,785%). Hasil ini menunjukkan bahwa pengelolaan lahan yang tidak memadai berkontribusi pada perkembangan penyakit yang lebih parah, menekankan pentingnya strategi pengelolaan penyakit yang efektif di perkebunan kakao.
Kata kunci: Theobroma cacao L., Penyakit Kakao, AUDPC, Patogen Jamur, Keparahan Penyakit.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Naeli Amalia Yumna (Penulis - 134220148) Chimayatus Solichah (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Theobroma cacao L., Penyakit Kakao, AUDPC, Patogen Jamur, Keparahan Penyakit. |
| Subjek: | Q Science > QR Microbiology S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > (S1) Agroteknologi |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 07:10 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 07:10 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47062 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
