INTAN ABDILLAH ARRASYID, . (2026) PENGARUH FLY ASH BATUBARA TERHADAP PERBAIKAN KARAKTERISTIK TANAH DI LAHAN REKLAMASI TAMBANG NIKEL SULAWESI TENGGARA. Tesis thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
1. COVER_212232002_INTAN ABDILLAH ARRASYID.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN_212232002_INTAN ABDILLAH ARRASYID.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
3. ABSTRAK_212232002_INTAN ABDILLAH ARRASYID.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
4. DAFTAR ISI_21223002_INTAN ABDILLAH ARRASYID.pdf Download (313kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR PUSTAKA_212232002_INTAN ABDILLAH ARRASYID.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
6. FULL TEXT_212232002_INTAN ABDILLAH ARRASYID.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Kegiatan pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara mengakibatkan tanah terdegradasi, yang dicirikan oleh pH yang asam, rendahnya ketersediaan unsur hara, CEC yang rendah, serta tingginya kelarutan aluminium (Al-dd) yang berpotensi toksik bagi tanaman, sehingga sulit direvegetasi secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kimia tanah untuk reklamasi tambang nikel dan fly ash batubara, serta menganalisis pengaruh fly ash sebagai bahan amelioran terhadap perbaikan pH, CEC, P-Tersedia, dan Al-dd pada tanah tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental skala laboratorium dengan Rancang Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri dari lima variasi dosis pencampuran fly ash (FA) terhadap tanah zona pengakaran, yaitu 0% (kontrol), 5%, 10%, 20%, dan 50%. Analisis data mencakup karakterisasi kimia, analisis unsur menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF), serta analisis morfologi dan sebaran unsur menggunakan Scanning Electron Microscope - Energy Dispersive X-ray Spectrometry (SEM-EDS). Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT).
Hasil karakterisasi awal menunjukkan tanah zona pengakaran bersifat asam (pH H₂O 5,64 dan pH KCl 5,45) dengan dominasi senyawa Fe₂O₃, sedangkan fly ash bersifat alkalis (pH H₂O 8,52) dan kaya akan oksida basa (CaO, MgO). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penambahan fly ash dengan dosis 5% hingga 20% berpengaruh nyata terhadap perbaikan sifat kimia tanah. Peningkatan pH, CEC, dan P-Tersedia terjadi seiring penambahan dosis hingga batas tertentu, serta mampu menekan Al-dd hingga tidak terdeteksi (0,00 cmol/kg). Dosis optimum diperoleh pada perlakuan 10% FA, yang menghasilkan pH H₂O 8,21, P-Tersedia 43,01 ppm, dan CEC 45,86 cmol/kg. Sebaliknya, pemberian dosis berlebih sebesar 50% menyebabkan penurunan kembali nilai pH, CEC, dan P-Tersedia, serta memicu munculnya kembali Al-dd. Analisis SEM-EDS pada komposit 10% FA mengonfirmasi adanya perbaikan morfologi tanah melalui pembentukan agregat yang lebih stabil serta distribusi unsur Ca dan Si yang merata, yang mendukung mekanisme netralisasi asam dan fiksasi fosfor.
Kata Kunci: Fly Ash Batubara, Nikel Laterit, pH, CEC, P-Tersedia, Al-dd.
| Item Type: | Tugas Akhir (Tesis) |
|---|---|
| Additional Information: | Intan Abdillah Arrasyid (Penulis-212232002) Mohammad Nurcholis (Pembimbing 1) Shofa Rijalul Haq (Pembimbing 2) |
| Uncontrolled Keywords: | Fly Ash Batubara, Nikel Laterit, pH, CEC, P-Tersedia, Al-dd. |
| Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S2) Magister Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 06:30 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 06:30 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46992 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
