Bagus Putra Diraja, . (2026) PENGARUH DEGASSER DAN LINGKUNGAN PENCAIRAN PRODUK COR LOGAM ALUMINIUM SCRAP DENGAN PERMANENT MOLD CASTING TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
Cover_116190039.pdf Restricted to Repository staff only Download (80kB) |
|
|
Text
Abstrak_116190039.pdf Restricted to Repository staff only Download (124kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_116190039.pdf Restricted to Repository staff only Download (605kB) |
|
|
Text
Daftar Isi_116190039.pdf Restricted to Repository staff only Download (165kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_116190039.pdf Restricted to Repository staff only Download (133kB) |
|
|
Text
Fulltext_116190039.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Aluminium merupakan logam yang cukup kuat, ringan, serta tahan
terhadap korosi. Di Indonesia Aluminium sangat banyak digunakan untuk
kebutuhan sekunder diantaranya pada bidang teknologi, transportasi, maupun
konstruksi bangunan. Oleh karena itu, saat ini sudah banyak UMKM skala besar
maupun kecil memproduksi dan memasarkan produk aluminium. Salah satunya UD
Cantenan, Home Industry yang bergerak di bidang pengecoran, peleburan, dan jasa
bubut logam. Produk cor yang dihasilkan umumnya memiliki kendala cacat
porositas pada permukaannya. Terbentuknya porositas pada permukaan logam
dapat menurunkan sifat mekanis produk cor logam. Porositas ini terbentuk karena
terdapat gas (hidrogen) yang terperangkap pada logam aluminium cair. Metode
yang digunakan untuk meminimalisir gas ini adalah metode degassing. Degassing
merupakan proses penambahan gas inert seperti argon ke dalam logam cair sebelum
dilakukan penuangan ke dalam cetakan, proses pengecoran yang digunakan
menggunakan cetakan permanen.
Pada penelitian ini dilakukan peleburan aluminium scrap dari velg mobil
dengan dilanjutkan proses pengecoran lingkungan pencairan dengan gas argon
dengan flowrate 3L/m dan lingkungan pencairan dengan variasi degassing flowrate
5L/m selama 2 menit. Produk cor yang didapatkan dengan variasi lingkungan gas
argon dan degassing dilanjutkan pengujian kekuatan tarik dengan standar ASTM
E8 dan karakterisasi struktur mikro dengan standar ASTM-E3. Dari pengujian
tersebut didapatkan hasil kekuatan tarik dan persen elongasi tertinggi dengan data
15,99 MPa dan 10,74% dari spesimen lingkungan variasi degassing selama 2 menit.
Hasil pengujian struktur mikro, fasa yang terbentuk yaitu α-Aluminium, eutektik,
dan ada beberapa porositas yang terlihat. Uji karakterisasi struktur mikro dilakukan
pada perbesaran 50x, 100x, dan 200x dengan pengambilan di tiga titik yang berbeda.
Kata kunci: aluminium, degassing, gas argon, porositas.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Bagus Putra Diraja - 116190039 Muhammad Syukron (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | aluminium, degassing, gas argon, porositas. |
| Subjek: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Metalurgi |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 06:15 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 06:15 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46833 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
