FAUZIYAH, FARAZ FAJRIN (2025) STRATEGI INJEKSI LOW-SALINITY WATERFLOOD UNTUK MENINGKATKAN PENDESAKAN MINYAK PADA LAPANGAN “FRZ” RESERVOIR BATUPASIR. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
2_Cover_113210127_Faraz Fajrin Fauziyah.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
1_Skripsi Full_113210127_Faraz Fajrin Fauziyah.pdf Restricted to Repository staff only Download (17MB) |
|
|
Text
3_Abstrak_113210127_Faraz Fajrin Fauziyah.pdf Download (483kB) |
|
|
Text
4_Halaman Pengesahan_113210127_Faraz Fajrin Fauziyah.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
5_Daftar Isi_113210127_Faraz Fajrin Fauziyah.pdf Download (755kB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_113210127_Faraz Fajrin Fauziyah.pdf Download (379kB) |
Abstract
Lapangan “FRZ” di Cekungan Sumatera Selatan merupakan lapangan yang
diproduksikan sejak September 2005 yang memiliki Ultimate Recovery Reserve
(UR) sebesar 12.38 MMSTB dengan Current Recovery Factor (CRF) sebesar
16.13% hingga April 2015. Setelah melewati fase primary dan secondary recovery,
masih terdapat sisa cadangan minyak (Remaining Reserve) sebesar 5.55 MMSTB
dan potensi sisa recovery factor (RF) yang dapat dioptimalkan mencapai 18.3%.
Kondisi ini mendorong kebutuhan penerapan teknologi tertiary recovery atau
Enhanced Oil Recovery (EOR) dengan metode Low Salinity Waterflood (LSW)
untuk meningkatkan perolehan minyak.
Penelitian ini bertujuan menentukan skenario optimum peningkatan kumulatif
produksi dan recovery factor melalui perbandingan injeksi air salinitas tinggi dan
Low Salinity Waterflood (LSW). Metodologi yang digunakan adalah dengan
simulasi reservoir berbasis data validasi studi waterflood sebelumnya, dengan dua
skenario yaitu sensitivitas salinitas air injeksi dan sensitivitas constraint laju injeksi
air (Surface Water Rate). Evaluasi dilakukan berdasarkan output cumulative oil
production dan recovery factor.
Hasil simulasi menunjukkan LSW optimum dengan 2500 PPM, mampu
meningkatkan kumulatif produksi minyak menjadi 7.19 MMSTB dan recovery
factor 23.74%, dengan peningkatan produksi 0.36 MMSTB dan RF 1.17%. Pada
skenario optimum sensitivitas constraint laju injeksi air dengan 1200 bbl/day,
kumulatif produksi meningkat menjadi 7.57 MMSTB dan RF mencapai 25.1%,
dengan peningkatan produksi 0.38 MMSTB dan RF 1.36%. Temuan ini
menegaskan efektivitas LSW sebagai metode EOR yang ekonomis, ramah
lingkungan, dan berkelanjutan untuk pengembangan lapangan “FRZ”.
Kata kunci: enhanced oil recovery, injeksi air salinitas rendah, recovery factor,
simulasi reservoir, waterflooding
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | enhanced oil recovery, injeksi air salinitas rendah, recovery factor, simulasi reservoir, waterflooding |
| Subjek: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | Eny Suparny |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 04:33 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 04:33 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46822 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
