PRAMODHAWARDHANI, ADYSSA SEKARINI (2025) GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK SILICIFIED COAL SEAM W106 PIT WR, DAERAH TANJUNG, KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
2_Cover_111210113_Adyssa Sekarini Pramodhawardhani.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
3_Abstrak_111210113_Adyssa Sekarini Pramodhawardhani.pdf Download (14kB) |
|
|
Text
4_Halaman Pengesahan_111210113_Adyssa Sekarini Pramodhawardhani.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
5_Daftar Isi_111210113_Adyssa Sekarini Pramodhawardhani.pdf Download (171kB) |
|
|
Text
1_Skripsi Full_111210113_Adyssa Sekarini Pramodhawardhani.pdf Restricted to Repository staff only Download (35MB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_111210113_Adyssa Sekarini Pramodhawardhani.pdf Download (142kB) |
Abstract
Daerah Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan merupakan bagian dari
Formasi Warukin yang termasuk dalam Cekungan Barito. Salah satu fenomena
geologi penting di lokasi ini adalah keberadaan silicified coal pada seam W106,
yang secara megaskopis menyerupai batubara namun memiliki densitas dan
kandungan abu yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan gangguan dalam proses
penambangan karena dapat merusak peralatan berat seperti bucket excavator dan
crusher. Untuk mengkaji karakteristik silicified coal, dilakukan pemetaan geologi,
analisis laboratorium (petrografi, X-Ray Diffraction, dan analisis polen),
interpretasi data, dan wireline log. Hasil kajian menunjukkan bahwa silicified coal
terbentuk melalui proses permineralisasi dari sisa-sisa kayu yang kaya akan mineral
silika, akibat perubahan pH secara drastis di lingkungan sedimentasi dan juga
karena adanya permineralisasi oleh roof sediment seam W106 sehingga terbentuk
silicified coal pada bagian floor seam W106. Keberadaan silicified coal
menurunkan efisiensi proses penambangan karena silicified coal sulit dibedakan
secara visual di lapangan karena secara visual sama seperti batubara. Silicified coal
yang ditemukan di lapangan ini menunjukkan bahwa sudah tidak terlihat lagi
struktur kayu atau material organiknya sehingga silicified coal yang ditemukan di
lapangan ini dapat diketahui terbentuk ketika proses pembatubaraan terjadi atau
disebut dengan syncoalification mineralization. Temuan ini menunjukkan
pentingnya pengenalan dan pemetaan silicified coal secara akurat untuk
mendukung efisiensi operasional.
Kata Kunci: Batubara, Cekungan Barito, Geologi, Mineral Silika, Silicified Coal.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Batubara, Cekungan Barito, Geologi, Mineral Silika, Silicified Coal. |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | Eny Suparny |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 03:43 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 03:43 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46815 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
