Studi Recovery Emas Pada Flotasi Mineral Emas Low Sulfide Menggunakan Ekstrak Lerak Dibandingkan Reagen Kimia (Xylene Dan Pine Oil)

Setyo Fajar Nurdjati, . (2026) Studi Recovery Emas Pada Flotasi Mineral Emas Low Sulfide Menggunakan Ekstrak Lerak Dibandingkan Reagen Kimia (Xylene Dan Pine Oil). Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_116200025_Setyo Fajar N.pdf] Text
1_Cover_116200025_Setyo Fajar N.pdf

Download (52kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_116200025_Setyo Fajar N.pdf] Text
2_Abstrak_116200025_Setyo Fajar N.pdf

Download (14kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_116200025_Setyo Fajar N.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_116200025_Setyo Fajar N.pdf

Download (70kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_116200025_Setyo Fajar N.pdf] Text
4_Daftar Isi_116200025_Setyo Fajar N.pdf

Download (40kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_116200025_Setyo Fajar N.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_116200025_Setyo Fajar N.pdf

Download (78kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_116200025_Setyo Fajar N.pdf] Text
6_Skripsi Full_116200025_Setyo Fajar N.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (936kB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja proses flotasi bijih emas low sulfide dengan membandingkan penggunaan ekstrak buah lerak (sapindus rarak) dengan reagen kimia konvensional berupa xylene dan pine oil. Bijih yang digunakan mempunyai kadar 0,1811 ppm sedangkan umpan sebanyak 1000 gram tiap sampel dan penggunaan reagen sebanyak 15ml/kg untuk setiap reagen yang digunakan. Variasi yang digunakan ada empat yaitu sampel A (ekstrak lerak), sampel B (ekstrak lerak & pine oil), sampel C (ekstrak lerak & xylene), sampel D (xylene & pine oil) sebagai kontrol tanpa penambahan bioreagen. Parameter utama yang dianalisis meliputi kadar konsentrat, mass pull, recovery (Rc & Rm). Hasil penelitian menunjukan bahwa sampel D memiliki kadar konsentrat tertinggi yaitu 1,7434 ppm. Mass pull tertinggi terdapat pada sampel A yaitu 24,4%. Dan perolehan recovery sampel C memiliki recovery terbesar sebanyak Rc 70,23% dan Rm 73,95%. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan reagen ekstrak lerak tanpa penambahan reagen lain hanya unggul dalam perolehan mass pull. Sedangkan penambahan reagen ekstrak lerak & xylene mempunyai hasil yang cukup efisien dilihat pada nilai recovery pada sampel C, hal ini menunjukan bahwa kombinasi ekstrak lerak ditambahkan dengan kolektor xylene mampu meningkatkan proses selektifitas mineral berharga dan merubah sifat permukaan mineral sehingga nilai recovery tinggi. Akan tetapi penggunaan ekstrak lerak belum sepenuhnya dapat menggantikan reagen kimia konvensional untuk meningkatkan kadar konsentrat dikarenakan sampel D penggunakan kolektor xylene dan froter pine oil memiliki kadar konsentrat tertinggi yang menunjukan selektifitas mineral berjalan dengan sangat baik. Penelitian ini terbatas pada variasi reagen sehingga hasil dapat berubah dengan penambahan parameter lain yang dapat mempengaruhi nilai mass pull, kadar konsentrat, dan recovery.
Kata kunci: Bioreagen, Emas sulfida rendah, Flotasi, Lerak, Recovery.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Setyo Fajar Nurdjati (Penulis-116200025) Sudaryanto (Pembimbing) Untung Sukamto (Penguji 1) Tri Wahyuningsih (Penguji 2) Muhammad Ichsanudin (Penguji 3)
Uncontrolled Keywords: Bioreagen, Emas sulfida rendah, Flotasi, Lerak, Recovery.
Subjek: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Metalurgi
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 27 Jan 2026 01:24
Last Modified: 27 Jan 2026 01:24
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46792

Actions (login required)

View Item View Item