Mohammad Fawaid Baihaqi, . (2026) Pengaruh Limbah Cair Industri Tahu Terhadap Status Mutu Air, Sungai Kalikuning Kabupaten Magelang. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
Cover_114200109_Mohammad Fawaid Baihaqi.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
Abstrak_114200109_Mohammad Fawaid Baihaqi.pdf Download (213kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan_114200109_Mohammad Fawaid Baihaqi.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
Daftar Isi_114200109_Mohammad Fawaid Baihaqi.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_114200109_Mohammad Fawaid Baihaqi.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
Skripsi Fulltext_114200109_Mohammad Fawaid Baihaqi.pdf Restricted to Repository staff only Download (12MB) |
Abstract
Industri tahu merupakan salah satu industri pangan yang menghasilkan limbah cair dengan kandungan bahan organik tinggi. Pembuangan limbah tanpa pengolahan dapat menurunkan kualitas air dan menimbulkan pencemaran pada badan air di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas dan beban pencemaran efluen limbah cair dari salah satu industri tahu di Desa Paremono, menilai status mutu air Sungai Kalikuning akibat pembuangan limbah menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP), serta merumuskan arahan pengelolaan limbah cair melalui perancangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berdasarkan studi literatur dan jurnal terkait.
Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan beberapa metode analisis, yaitu perhitungan Indeks Pencemaran (IP), metode stream untuk mengidentifikasi perubahan kualitas air sepanjang aliran sungai, serta metode standar effluent untuk membandingkan kualitas limbah cair dengan baku mutu. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik pengamatan (LP 2, LP 3, dan LP 4) yang mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir sungai. Parameter yang diuji meliputi BOD, COD, TSS, dan pH, dengan analisis laboratorium dan pembandingan terhadap baku mutu limbah cair industri tahu berdasarkan Peraturan Daerah Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012. Hasil pengujian digunakan untuk menghitung beban pencemar dan menentukan status mutu air berdasarkan perhitungan IP.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efluen limbah cair industri tahu memiliki nilai BOD sebesar 635 mg/L, COD sebesar 1058 mg/L, dan TSS sebesar 240 mg/L, sehingga seluruhnya melebihi baku mutu. Nilai Indeks Pencemaran Sungai Kalikuning sebesar 0,50 pada LP 2 (baik), 4,16 pada LP 3 (tercemar sedang), dan 3,14 pada LP 4 (tercemar ringan), yang mengindikasikan adanya penurunan kualitas air akibat pembuangan limbah. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang sistem IPAL yang terdiri dari bak ekualisasi, biofilter anaerob, biofilter aerob, dan sedimentasi akhir, dengan target penurunan BOD dan COD masing-masing sebesar 77% serta TSS sebesar 60%. Rancangan IPAL ini diharapkan mampu menghasilkan efluen yang memenuhi baku mutu kelas III dan mengurangi dampak pencemaran terhadap Sungai Kalikuning.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Mohammad Fawaid Baihaqi (Penulis-114200109) Husna Muizzati Shabrina (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Limbah Cair, Industri Tahu, Status Mutu Air, Indeks Pencemaran |
| Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 08:25 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 08:25 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46685 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
