RISTY, MUTHIA (2025) DAMPAK PENCEMARAN LOGAM BERAT TERHADAP RISIKO GEOMEDIS DI DESA CIHONJE, KECAMATAN GUMELAR, KABUPATEN BANYUMAS, PROVINSI JAWA TENGAH. Tesis thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
1. Full Tesis_211221006_Muthia Risty.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
Text
2. Cover_211221006_Muthia Risty.pdf Download (112kB) |
|
|
Text
3. Sari_211221006_Muthia Risty.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
5. Daftar Isi_211221006_Muthia Risty.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
4. Halaman Pengesahan_211221006_Muthia Risty.pdf Download (9MB) |
|
|
Text
6. Daftar Pustaka_211221006_Muthia Risty.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
7. Lampiran_211221006_Muthia Risty.pdf Download (1MB) |
Abstract
Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah,
merupakan wilayah dengan aktivitas pertambangan emas skala kecil (PESK) yang
cukup intensif. Kegiatan penambangan ini berpotensi menyebabkan pencemaran
logam berat yang berdampak terhadap tanah, air, biota, dan kesehatan manusia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai tingkat pencemaran logam berat serta
risiko geomedis yang ditimbulkannya.
Penelitian ini menunjukkan adanya pencemaran logam berat signifikan di
Desa Cihonje, khususnya merkuri (Hg), arsen (As), dan mangan (Mn), dengan
distribusi yang terkonsentrasi di sekitar area pengolahan emas rakyat. Kondisi
geologi lokal, berupa batupasir dan batulempung dari Formasi Halang, berperan
dalam mobilisasi logam berat melalui mekanisme geogenik dan antropogenik.
Struktur sesar, lipatan serta rekahan mempercepat migrasi fluida bawah
permukaan, sementara akuifer batupasir memungkinkan pergerakan lateral
pencemar, dan batulempung berfungsi sebagai akumulator logam.
Hasil zonasi risiko geomedis akibat pencemaran logam berat menunjukkan
bahwa konsentrasi logam berat cenderung lebih tinggi di sekitar area sungai.
Analisis risiko kesehatan menunjukkan nilai Hazard Quotient (HQ) dan Hazard
Index (HI) mencapai 10 dan 20, yang mengindikasikan potensi dampak toksik
serius. Nilai Carcinogenic Risk (CR) untuk arsen masih dalam ambang batas
toleransi, namun tetap memerlukan pemantauan secara berkala.
Kata kunci: logam berat, pencemaran, geomedis
| Item Type: | Tugas Akhir (Tesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | logam berat, pencemaran, geomedis |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S2) Magister Teknik Geologi |
| Depositing User: | Eny Suparny |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 03:25 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 03:25 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46566 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
