BANUREA, LANDAK (2025) ANALISIS KEBERADAAN BATUAN CANDI MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER: STUDI KASUS DI SITUS LIYANGAN, DESA PURBOSARI, NGADIREJO, TEMANGGUNG, JAWA TENGAH. Skripsi thesis, Universitas pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
1. Skripsi Fulltext_115190015_Landak Banurea.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
2. Cover_115190015_Landak Banurea.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
4. Lembar Pengesahan_115190015_Landak Banurea.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
5. Daftar Isi_115190015_Landak Banurea.pdf Download (213kB) |
|
|
Text
6. Daftar Pustaka_115190015_Landak Banurea.pdf Download (167kB) |
Abstract
Daerah penelitian berada di Desa Purbosari, Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah lebih tepatnya di lereng timur laut Gunung Sindoro. Gunung Sindoro pernah mengalami letusan besar yang mengakibatkan daerah di sekitar gunung tersebut terkubur seperti situs purbakala candi liyangan. Situs Liyangan merupakan situs masa mataram kuno pada abad ke 9 – 10 masehi, dengan ciri temuan bersifat hinduistik. Bagian – bagian dari bangunan candi ini masih banyak yang terpendam dibawah permukaan tanah sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui keberadaan batuan candi di Situs Liyangan.
Penelitian dilakukan menggunakan metode geolistrik dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software RES2DINV untuk menghasilkan penampang resistivitas 2D. kemudian dilakukan pemodelan 3D menggunakan sotware Rockwork 16 untuk memfokuskan jenis anomali resistivitas dan mengestimasi posisi target dari batuan yang terdapat pada Situs Liyangan.
Dari hasil pengolahan data menunjukkan bahwa nilai resistivitas berkisar antara 27,3 – 6.567 Ohm.m. Nilai ini diinterpretasikan menjadi empat lapisan dengan susunan batuan yaitu pasir, breksi laharik, breksi vulkanik dan lava andesit. Dugaan batuan candi memiliki nilai resistivitas dengan rentang 850 – 6.567 Ohm.m yang merupakan produk batuan beku vulkanik dari hasil erupsi Gunung Sindoro di masa lampau yaitu batuan andesit. Pola persebaran batuan candi di Situs Liyangan berarah timur laut – barat daya yang selaras dengan kelerengan dari Gunung Sindoro.
Kata kunci: Geolistrik, Situs Liyangan, Wenner-Schlumberger
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Geolistrik, Situs Liyangan, Wenner-Schlumberger |
| Subjek: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QC Physics |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geofisika |
| Depositing User: | Eny Suparny |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 02:10 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 02:10 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46517 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
