DAMPAK EMBARGO GAS RUSIA TERHADAP PERUBAHAN KEBIJAKAN TRANSISI ENERGI UNI EROPA (2022-2024)

NICHOLAS SEBASTIAN FILAN PURBA, . (2025) DAMPAK EMBARGO GAS RUSIA TERHADAP PERUBAHAN KEBIJAKAN TRANSISI ENERGI UNI EROPA (2022-2024). Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of Cover_151210118.pdf] Text
Cover_151210118.pdf

Download (192kB)
[thumbnail of Abstrak_151210118.pdf] Text
Abstrak_151210118.pdf

Download (134kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_151210118.pdf] Text
Halaman Pengesahan_151210118.pdf

Download (251kB)
[thumbnail of Daftar Isi_151210118.pdf] Text
Daftar Isi_151210118.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_151210118.pdf] Text
Daftar Pustaka_151210118.pdf

Download (560kB)
[thumbnail of Fulltext_151210118.pdf] Text
Fulltext_151210118.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022 mengubah lanskap energi global dan memaksa Uni Eropa (UE) untuk merespons ketergantungan jangka panjangnya terhadap pasokan gas Rusia yang sebelumnya mencapai hampir 40% dari total konsumsi kawasan. Penelitian ini menggunakan teori keamanan energi sebagai pisau analisis untuk melihat bagaimana embargo gas Rusia berdampak terhadap lima dimensi utama keamanan energi, yaitu ketersediaan (availability), keterjangkauan (affordability), aksesibilitas (accessibility), keberlanjutan (sustainability) dan ketahanan (resilience). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kebijakan embargo gas yang diberlakukan UE terhadap Rusia menjadi katalis perubahan kebijakan transisi energi UE menuju sumber energi yang lebih berkelanjutan, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi kepustakaan atas data sekunder dari berbagai jurnal, website resmi, dan dokumen resmi UE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa embargo gas merubah kebijakan energi negara-negara di UE yang terlihat dari percepatan diversifikasi energi melalui peningkatan impor LNG, intensifikasi pengembangan
energi terbarukan seperti angin dan surya, serta reformasi regulasi melalui kebijakan European Green Deal, REPowerEU, Renewable Energy Directive III (RED III), dan Energy Performance of Buildings Directive (EPBD), sekaligus memperkuat keamanan energi kawasan dengan tujuan mengurangi kerentanan geopolitik. Dengan demikian, embargo tidak hanya merupakan respons politik terhadap agresi Rusia, tetapi juga berfungsi sebagai momentum strategis bagi Uni Eropa untuk mempercepat transformasi energi, meningkatkan kemandirian energi, serta memperkuat posisinya dalam dinamika ekonomi politik internasional.

Kata Kunci: Embargo energi, transisi energi, kebijakan energi, REPowerEU, RED III, European Green Deal

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: NICHOLAS SEBASTIAN FILAN PURBA (Penulis - 151210118) RUDI WIBOWO (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Embargo energi, transisi energi, kebijakan energi, REPowerEU, RED III, European Green Deal
Subjek: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 02 Jan 2026 02:08
Last Modified: 02 Jan 2026 02:08
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46483

Actions (login required)

View Item View Item