Morfologi Colletotrichum sp. pada Post Harvest Buah Solanaceae (Cabai Habanero, Paprika, Terung Belanda, Terung Ungu, dan Tomat)

Nadhilah Hidayati, . (2025) Morfologi Colletotrichum sp. pada Post Harvest Buah Solanaceae (Cabai Habanero, Paprika, Terung Belanda, Terung Ungu, dan Tomat). Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf] Text
1_Cover_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf] Text
2_Abstrak_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of 3_Lembar Pengesahan_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf] Text
3_Lembar Pengesahan_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf

Download (337kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf] Text
4_Daftar Isi_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf

Download (318kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full Text_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf] Text
6_Skripsi Full Text_134210075_Nadhilah Hidayati.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Antraknosa yang disebabkan Colletotrichum sp. merupakan penyakit pascapanen penting pada buah Solanaceae. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gejala, karakteristik morfologi, dan hubungan kekerabatan Colletotrichum sp. pada lima jenis buah tersebut. Isolasi dari buah bergejala di Pasar Induk Wonosobo, dimurnikan pada PDA, diikuti karakterisasi makroskopis, mikroskopis, dan analisis kekerabatan menggunakan UPGMA. Hasil identifikasi gejala menunjukkan lesi cekung berwarna hitam hingga cokelat dengan massa spora putih. Karakterisasi morfologi mengungkap keragaman warna koloni, tekstur (cottony, velvety), laju pertumbuhan (0,48–0,97
cm/hari), serta bentuk dan ukuran konidia (silindris; 4,0–29,2 x 1,4–6,9 µm). Analisis kekerabatan (UPGMA) membentuk dua klaster utama. Isolat dari terung belanda dan terung ungu memiliki kemiripan tertinggi (80%), sementara isolat cabai habanero menempati posisi terpisah dengan kemiripan terendah (33%) karena karakter morfologi khas. Disimpulkan bahwa keragaman morfologi Colletotrichum sp., terutama warna koloni dan tekstur, secara langsung menentukan pola hubungan kekerabatan antar isolat dari buah Solanaceae pascapanen.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Nadhilah Hidayati (Penulis - 134210075) Chimayatus Solichah (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Colletotrichum, antraknosa, karakterisasi morfologi, UPGMA, Solanaceae
Subjek: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agroteknologi
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 29 Dec 2025 08:38
Last Modified: 29 Dec 2025 08:38
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46409

Actions (login required)

View Item View Item