KAJIAN TEKNIS EFISIENSI POMPA PADA TAMBANG BAWAH TANAH TOGURACI AREA DEVELOPMENT ORE BODY SHALLUT HALMAHERA UTARA, MALUKU UTARA

WINATA, FEBRIAN (2025) KAJIAN TEKNIS EFISIENSI POMPA PADA TAMBANG BAWAH TANAH TOGURACI AREA DEVELOPMENT ORE BODY SHALLUT HALMAHERA UTARA, MALUKU UTARA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[thumbnail of 1_Cover_112210010.pdf] Text
1_Cover_112210010.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of 2_Abstrak_112210010.pdf] Text
2_Abstrak_112210010.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of 3_Halaman pengesahan_112210010.pdf] Text
3_Halaman pengesahan_112210010.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_112210010.pdf] Text
4_Daftar Isi_112210010.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_112210010.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_112210010.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of 6_Skripsi Fulltext_112210010.pdf] Text
6_Skripsi Fulltext_112210010.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas efisiensi sistem pemompaan pada tambang bawah tanah Toguraci, Area Development Ore Body Shallut, Halmahera Utara. Permasalahan utama yang dihadapi adalah timbulnya genangan air pada area kerja akibat rembesan air tanah dan air dari aktivitas penambangan yang berpotensi mengganggu kelancaran operasional. Tujuan penelitian adalah menganalisis debit air rembesan, menghitung head total pemompaan, mengevaluasi kinerja pompa submersible yang digunakan, serta menentukan jarak pemompaan ideal agar pompa dapat bekerja mendekati Best Efficiency Point (BEP).

Metode penelitian meliputi pengukuran debit aktual di lapangan menggunakan flowbar dan metode konvensional, serta perhitungan debit rembesan secara analitis dengan persamaan El Tani (2003). Selain itu, dilakukan perhitungan head total pemompaan, analisis kapasitas sump, dan analisis jarak pemompaan ideal. Data hasil pengukuran debit dan head selanjutnya dibandingkan dengan kurva performansi pompa Flygt BS2125 dan BS2151.

Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara hasil perhitungan debit analitis dan debit aktual, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9083. Hal ini membuktikan bahwa metode analitis dapat dijadikan acuan pada kondisi lapangan yang tidak memungkinkan dilakukan pengukuran secara aktual. Analisis jarak pemompaan juga mengungkapkan bahwa pompa pada Sump 2 belum beroperasi pada rentang nilai POR, sehingga diperlukan pengaktifan Sump 1 untuk menurunkan head dan memperpendek jarak pemompaan.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem penyaliran tambang Toguraci belum berfungsi secara optimal. Namun demikian, hasil evaluasi teknis yang dilakukan dapat dijadikan dasar rekomendasi terkait kebutuhan jumlah dan jenis pompa, serta jarak pemompaan ideal agar sistem dewatering lebih efisien dan mampu mendukung kelancaran kegiatan penambangan bawah tanah.

Kata kunci: dewatering, efisiensi pompa, julang pemompaan, rembesan air tanah, tambang bawah tanah.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Febrian Winata (Penulis - 112210010) Tedy Agung Cahyadi (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: dewatering, efisiensi pompa, julang pemompaan, rembesan air tanah,tambang bawah tanah
Subjek: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 26 Nov 2025 04:26
Last Modified: 26 Nov 2025 04:26
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45824

Actions (login required)

View Item View Item