LAURENSIA PUTRI PERWITASARI, . (2025) PENGGUNAAN DRY STACK TAILING SEBAGAI MATERIAL TAMBAHAN CEMENTED PASTE BACKFILL PADA TAMBANG BAWAH TANAH. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_112210116.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_112210116.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_112210116-3.pdf Download (199kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_112210116.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_112210116.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
6_Skrispi Fulltext_112210116.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
PT. Nusa Halmahera Minerals (PT NHM) melakukan kegiatan penambangan bijih emas secara underground dan pengolahan bijih emas menggunakan metode leaching, yang dalam prosesnya menghasilkan tailing. Sebagai bentuk solusi pemanfaatan tailing, PT NHM mengoperasikan pabrik dry stack tailing (DST). Namun, implementasi DST di lapangan belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi volume DST melalui pemanfaatannya sebagai bahan campuran beton, dengan menggantikan sebagian komposisi tuff menggunakan DST untuk dijadikan cemented paste backfill (CPB) sebagai material backfilling di tambang bawah tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental untuk menguji sifat fisik (densitas), workability (uji slump), dan sifat mekanik (uji kuat tekan) pada sampel beton yang mengandung DST. Variasi komposisi DST yang menggantikan tuff adalah 50%, 60%, 70%, 80%, dan 90%. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan metode regresi multivariat guna mengidentifikasi pengaruh variasi komposisi terhadap sifat fisik dan mekanik beton, serta menentukan hubungan antarparameter untuk memperoleh formula dengan performa terbaik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan kadar DST dalam campuran menyebabkan kenaikan densitas CPB. Namun, densitas yang lebih tinggi tidak selalu diikuti oleh peningkatan kuat tekan. Pada kadar DST yang terlalu tinggi, meskipun densitas meningkat, kuat tekan cenderung menurun. Uji slump menunjukkan bahwa semakin tinggi kadar DST nilai slump menurun, seperti terlihat pada komposisi DST 90%. Sebaliknya, komposisi DST yang lebih rendah (50%) menghasilkan nilai slump lebih tinggi, menandakan workability yang lebih baik.Pada hasil uji kuat tekan memperlihatkan bahwa kuat tekan menurun seiring bertambahnya komposisi DST. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan DST sebagai bahan campuran beton untuk CPB layak diterapkan, dengan komposisi optimal pada kisaran 50%–80%.
Kata kunci: backfilling, dry stack tailing, kuat tekan, slump, cemented paste backfill.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Laurensia Putri Perwitasari (Penulis - 112210116) Barlian Dwinagara (Pembimbing) Singgih Saptono (Pembahas 1) Oktarian Wisnu Lusantoro (Pembahas 2) Indun Titisariwati (Pembahas 3) |
| Uncontrolled Keywords: | backfilling, dry stack tailing, kuat tekan, slump, cemented paste backfill |
| Subjek: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 04:29 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 04:29 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45791 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
