TOBING, RAHEL ERIKA TARIDA (2025) ANALISIS PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP PERCENT PULL CUT LENGTH TAMBANG BAWAH TANAH KENCANA. Skripsi thesis, UPN "Veteran"Yogyakarta.
|
Text
2. Cover_112210044_Rahel Erika Tarida Tobing.pdf Download (220kB) |
|
|
Text
3. Abstrak_112210044_Rahel Erika Tarida Tobing.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
4. Lembar Pengesahan_112210044_Rahel Erika Tarida Tobing.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
5. Daftar Isi_112210044_Rahel Erika Tarida Tobing.pdf Download (429kB) |
|
|
Text
6. Daftar Pustaka_112210044_Rahel Erika Tarida Tobing.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
1. Skripsi Fulltext_112210044_Rahel Erika Tarida Tobing.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Tambang bawah tanah Kencana beroperasi dengan menggunakan metode
underhand cut and fill. Proses pembongkaran dilakukan melalui kegiatan
pengeboran dan peledakan. Pada kegiatan produksi, peledakan diharapkan mampu
mencapai target kemajuan peledakan (percent pull cut length) sebesar 90% dari
kedalaman lubang bor. Hasil aktual di lapangan menunjukkan masih terdapat 46,8%
peledakan yang belum mencapai target percent pull cut length. Pada lokasi
penelitian, terdapat dua kelas massa batuan berdasarkan klasifikasi massa batuan
rock mass rating (RMR) yaitu batuan tipe 4 (poor) dan tipe 5 (very poor).
Penelitian ini dilakukan dengan metode statistik dan empirik yaitu dilakukan
pengamatan langsung dan pengambilan data geometri peledakan, kebutuhan bahan
peledak dan nilai cut length setiap peledakan. Pola cut yang digunakan adalah large
hole cut dengan jumlah lubang bor bervariasi antara 39 hingga 44 lubang, termasuk
4 lubang kosong. Berdasarkan hasil pengambilan data, rata-rata percent pull cut
length adalah 74,73%. Powder factor batuan tipe 4 adalah 2,2 kg/m3 sedangkan
batuan tipe 5 adalah 2,25 kg/m3. Pendekatan yang dilakukan untuk perhitungan
rancangan geometri peledakan pada penelitian ini yaitu pendekatan empiris
berdasarkan teori Jimeno (1995).
Hasil perancangan ulang menghasilkan geometri peledakan dengan 44 lubang yang
terdiri dari 40 lubang ledak dan 4 lubang kosong. Melalui tujuh kali uji coba,
diperoleh rata-rata percent pull cut length sebesar 96,93%. Nilai powder factor uji
coba rata-rata sebesar 2,48 kg/m³. Parameter yang menyebabkan tidak tercapainya
target kemajuan peledakan sebelumnya yaitu powder factor, void ratio yang kecil,
jumlah lubang yang kurang, dan jarak burden dan spasi yang terlalu besar.
Kata Kunci: Geometri Peledakan, Percent Pull Cut Length, Tambang Bawah Tanah,
Powder Factor
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Rahel Erika Tarida Tobing (Penulis - 112210044); Bagus Wiyono (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Geometri Peledakan, Percent Pull Cut Length, Tambang Bawah Tanah, Powder Factor |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 25 Nov 2025 02:21 |
| Last Modified: | 25 Nov 2025 02:21 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45766 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
