ROYS MAULLANA INDRIARTONO, . (2025) EVALUASI MUD WEIGHT DENGAN GEOMEKANIK 1D UNTUK SAFE MUD WINDOW TRAYEK 12 ¼ DAN 8 ½ PADA SUMUR RM-07 LAPANGAN JATIBARANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
1_Cover_113210114.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_113210114.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_113210114.pdf Download (475kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_113210114.pdf Download (314kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_113210114.pdf Download (76kB) |
|
|
Text
6_Skripsi Full_113210114.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pemboran RM-07 merupakan sumur eksplorasi lapangan Jatibarang, dengan target utama lapisan TAF dan target tambahannya adalah Karbonat top cibulakan yang dibor vertical sampai kedalaman akhir 2520 mTVD (total depth). Evaluasi nilai mud weight pada sumur ini didasari pada terjadinya problem yang menyebabkan terjadinya bore hole instability dan meningkatnya non productive time. Pada saat pemboran berlangsung mencapai interval kedalaman 700 - 909 m terjadi problem packoff di (section 12 ¼”), di interval 2060-2170 m (section 8 ½ ”) terjadi problem tight hole, dan 2033 mTVD (section 8 ½ ”) terjadi problem loss circulation. Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi berat lumpur yang disesuaikan dengan konsep safe mud window serta mempertimbangkan faktor-faktor mekanika batuan sebagai dasar acuan dalam pelaksanaan operasi pemboran pada stratigrafi lapangan yang serupa.
Analisis safe mud window dilakukan dengan memanfaatkan data log sumur seperti gamma ray log, density log, dan sonic log, yang diolah menggunakan perangkat lunak predict software. Parameter tekanan bawah permukaan yang diestimasi dalam proses ini meliputi tekanan overburden, tekanan pori, tekanan rekah, horizontal stress, dan collapse pressure. Sebelum itu perlu diketahui mekanisme pembentukan overpressure cekungan Jawa Barat Utara guna memilih metode estimasi yang sesuai.
Berdasarkan hasil analisa mud weight melalui model geomekanika 1D sumur RM-07, mud weight yang di rekomendasikan pada saat terjadi problem packoff di karenakan mud weight actual lebih kecil dari SFG (shear failure gradient), maka dinaikan nilai mud weight dari yang sebelumnya 1.34 SG menjadi 1.35 SG. Selanjutnya terjadi nya tight hole dikarenakan konsep mechanical ketika cabut rangkaian sedangkan problem loss terjadi karena di lithology limestone, maka nilai mud weight yang digunakan di turunkan yang sebelum nya 1.34 SG menjadi 1.25 SG.
Kata kunci: Geomekanika, Mud Weight, Safe Mud Window
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Roys Maullana Indriartono (Penulis-113210114) M.TH.Kristiati Eko Aandreastuti(Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Geomekanika, Mud Weight, Safe Mud Window |
| Subjek: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 04:59 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 04:59 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45739 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
