Wicaksono, Daniel Kartiko (2025) IDENTIFIKASI ZONA PROSPEK – LEAD, PERHITUNGAN SUMBERDAYA MINYAK DAN GAS BUMI, DAN EVALUASI RISIKO GEOLOGI PADA FORMASI PAYAK, CEKUNGAN MELAWI. Skripsi thesis, UPN "Veteran"Yogyakarta.
|
Text
2_Cover_111210043_Daniel Kartiko Wicaksono.pdf Download (104kB) |
|
|
Text
3_Abstrak_111210043_Daniel Kartiko Wicaksono.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
4_Halaman Pengesahan_111210043_Daniel Kartiko Wicaksono.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
5_Daftar Isi_111210043_Daniel Kartiko Wicaksono.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
6_Daftar Pustaka_111210043_Daniel Kartiko Wicaksono.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
1_Skripsi Full_111210043_Daniel Kartiko Wicaksono.pdf Restricted to Repository staff only Download (57MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zona prospek – lead, estimasi
sumberdaya migas, dan evaluasi risiko geologi pada Formasi Payak, Cekungan
Melawi. Studi dilakukan melalui integrasi data seismik 2D, data sumur, serta
informasi geologi regional. Interpretasi seismik digunakan untuk menghasilkan
peta struktur waktu dan kedalaman, serta mengidentifikasi elemen petroleum
system meliputi batuan induk, reservoir, seal, dan perangkap. Petroleum play type
Cekungan Melawi menunjukkan jenis play berupa structural play yang terdiri dari
sesar naik dan lipatan antiklin, dan stratigraphic play dengan bentuk pinch out.
Formasi Haloq dan Formasi Payak berperan sebagai batuan reservoir, Formasi
Ingar dan Formasi Tebidah berperan sebagai batuan sumber dan batuan penutup.
Zona prospek – lead ditentukan berdasarkan anomali struktur dan perangkap
stratigrafi yang terdapat pada penampang seismik yang berfokus pada Formasi
Payak, dan terdapat 4 zona lead. Parameter petrofisika seperti porositas efektif (φe),
saturasi air (Sw), vshale dan net to gross (N/G) diperoleh melalui evaluasi log
sumur. Sumur Solana-1 memiliki nilai rata – rata φe sebesar 22,4%, Sw 21,1%,
vshale 14,9%, N/G 15,3% dan Sumur Solana-2 memiliki nilai φe sebesar 9,7%, Sw
62,8%, vshale 21%, N/G 24,5%. Nilai tersebut digunakan dalam perhitungan
sumberdaya migas dengan metode Monte-Carlo. Lead PY-1 memiliki nilai P50
recovery oil 3,74 juta bbl dan recovery gas 5.387 mmcf, lead PY-2 memiliki nilai
P50 recovery oil 135,21 juta bbl dan recovery gas 187.691 mmcf, lead PY-3
memiliki nilai P50 recovery oil 7,75 juta bbl dan recovery gas 10.919 mmcf, dan
lead PY-4 memiliki nilai P50 recovery oil 161,96 juta bbl dan recovery gas 227.528
mmcf. Evaluasi risiko geologi menunjukkan masuk risiko sangat tinggi, lead PY-1
dan PY-3 sebesar 8,92, lead PY-2 dan PY-4 sebesar 10,2.
Kata kunci: Formasi Payak, Monte - Carlo, Prospek - Lead, Risiko, Sumberdaya
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Daniel Kartiko Wicaksono (Penulis - 111.210.043); Sugeng Widada (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Formasi Payak, Monte - Carlo, Prospek - Lead, Risiko, Sumberdaya |
| Subjek: | Q Science > QE Geology T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 02:19 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 02:19 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45716 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
