Dionisius Bagaskara Yoga Pramudita, . (2025) EVALUASI KONVERSI HYDRAULIC PUMPING UNIT (HPU) MENJADI ELECTRIC SUBMERSIBLE PUMP (ESP) UNTUK MENINGKATKAN LAJU PRODUKSI SUMUR XYD-19. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_113210177.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_113210177.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_113210177.pdf Download (84kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_113210177.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_113210177.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
6_Skripsi Full_113210177.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Seiring dengan terbatasnya kemampuan Hydraulic Pumping Unit (HPU) dalam mencapai target produksi yang lebih tinggi, Electric Submersible Pump (ESP) dipertimbangkan sebagai alternatif sistem artificial lift yang lebih efektif dan sesuai untuk meningkatkan performa produksi sumur. ESP dipandang mampu memberikan kinerja yang lebih optimal, khususnya pada sumur dengan kondisi water cut tinggi dan target produksi yang besar. Selain itu, ESP juga memiliki fleksibilitas operasi yang lebih luas sehingga dapat digunakan pada berbagai kondisi reservoir dengan efisiensi tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja HPU pada sumur XYD-19 serta merancang ESP yang sesuai dengan kondisi reservoir dan fluida. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Pertamina EP Zona 4, melalui evaluasi kinerja HPU, analisis pump curve, dan simulasi menggunakan perangkat lunak PIPESIM. Pendekatan ini memungkinkan penentuan desain ESP yang lebih tepat dan berbasis data teknis yang terukur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun HPU memiliki spesifikasi tertinggi, potensi produksi sumur belum sepenuhnya dimanfaatkan. Rancangan ESP dengan pompa TD 1200 pada frekuensi 48 Hz direkomendasikan untuk mencapai target 1000 BPD. Simulasi memperlihatkan peningkatan produksi fluida dari 380 BPD menjadi 1000 BPD serta produksi minyak dari 10 BOPD menjadi 112 BOPD, membuktikan bahwa ESP lebih optimal dibandingkan HPU dalam meningkatkan produktivitas sumur XYD-19. Dengan demikian, konversi dari HPU ke ESP dapat menjadi strategi yang efektif untuk mencapai peningkatan produksi yang berkelanjutan.
Kata kunci: HPU, ESP, PIPESIM, Produksi.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Dionisius Bagaskara Yoga Pramudita (Penulis - 113210177) Suranto (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | HPU, ESP, PIPESIM, Produksi. |
| Subjek: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 21 Nov 2025 04:02 |
| Last Modified: | 21 Nov 2025 04:02 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45672 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
