STUDI PENGARUH TOPOGRAFI TERHADAP TEBAL ENDAPAN NIKEL LATERIT PADA AREA BLOK “APL”, DESA BOEDINGI, LASOLO KEPULAUAN, KONAWE UTARA, SULAWESI TENGGARA

PURNAMA, BILLY MULYA (2025) STUDI PENGARUH TOPOGRAFI TERHADAP TEBAL ENDAPAN NIKEL LATERIT PADA AREA BLOK “APL”, DESA BOEDINGI, LASOLO KEPULAUAN, KONAWE UTARA, SULAWESI TENGGARA. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 2_COVER_111210150_BILLY MULYA PURNAMA.pdf] Text
2_COVER_111210150_BILLY MULYA PURNAMA.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of 3_ABSTRAK_111210150_BILLY MULYA PURNAMA.pdf] Text
3_ABSTRAK_111210150_BILLY MULYA PURNAMA.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of 4_Halaman Pengesahan_111210150_Billy Mulya Purnama.pdf] Text
4_Halaman Pengesahan_111210150_Billy Mulya Purnama.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of 5_DAFTAR ISI_111210150_BILLY MULYA PURNAMA.pdf] Text
5_DAFTAR ISI_111210150_BILLY MULYA PURNAMA.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of 6_DAFTAR PUSTAKA_111210150_BILLY MULYA PURNAMA.pdf] Text
6_DAFTAR PUSTAKA_111210150_BILLY MULYA PURNAMA.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of 1_Skripsi Full_111210150_Billy Mulya Purnama.pdf] Text
1_Skripsi Full_111210150_Billy Mulya Purnama.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22MB)

Abstract

Endapan nikel laterit merupakan salah satu sumber daya mineral penting di
Indonesia yang terbentuk melalui proses pelapukan batuan ultramafik pada iklim
tropis lembap. Salah satu faktor yang memengaruhi ketebalan endapan ini adalah
kondisi topografi, khususnya kemiringan lereng. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui sejauh mana pengaruh topografi terhadap distribusi ketebalan laterit,
terutama pada zona limonit dan saprolit, di wilayah Blok APL milik PT Bumi
Sentosa Jaya. Data yang digunakan berasal dari hasil pemboran eksplorasi dan peta
topografi perusahaan. Metode analisis mencakup pemetaan geologi permukaan,
pengamatan petrografi, serta korelasi data bor berdasarkan klasifikasi lereng
menurut Karnawati. Interpolasi dilakukan menggunakan metode IDW untuk
menyajikan peta sebaran tebal laterit secara spasial. Hasil menunjukkan bahwa
ketebalan laterit cenderung meningkat pada lereng landai (0–20°), menurun di
lereng sedang (20–40°), dan menjadi tipis di lereng curam (>40°). Faktor utama
yang memengaruhi hal ini adalah laju infiltrasi dan intensitas erosi yang berbeda
beda di setiap kemiringan. Secara umum, topografi terbukti berpengaruh terhadap
pembentukan dan distribusi endapan laterit, sehingga dapat dijadikan salah satu
pertimbangan dalam perencanaan dan efisiensi kegiatan eksplorasi nikel.
Kata kunci: topografi, nikel laterit, saprolit, limonit, lereng, data bor

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: BILLY MULYA PURNAMA (Penulis- 111.210.150) ; Dian Rahma Yoni (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: topografi, nikel laterit, saprolit, limonit, lereng, data bor
Subjek: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 13 Nov 2025 06:53
Last Modified: 13 Nov 2025 06:53
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45444

Actions (login required)

View Item View Item