GEOLOGI DAN PENGARUH GETARAN PELEDAKAN TERHADAP KESTABILAN LERENG HIGHWALL MENGGUNAKAN METODE KESETIMBANGAN BATAS, PADA PIT B-WEST, KECAMATAN GUNUNG TABUR, KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR

FAKHRIZA, MUHAMMAD ILHAM (2025) GEOLOGI DAN PENGARUH GETARAN PELEDAKAN TERHADAP KESTABILAN LERENG HIGHWALL MENGGUNAKAN METODE KESETIMBANGAN BATAS, PADA PIT B-WEST, KECAMATAN GUNUNG TABUR, KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 2_Cover_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf] Text
2_Cover_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf

Download (94kB)
[thumbnail of 3_Abstrak_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf] Text
3_Abstrak_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of 4_Halaman Pengesahan_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf] Text
4_Halaman Pengesahan_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of 5_Daftar Isi_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf] Text
5_Daftar Isi_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of 6_Daftar Pustaka_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf] Text
6_Daftar Pustaka_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf

Download (149kB)
[thumbnail of 1_Skripsi Full_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf] Text
1_Skripsi Full_111210132_Muhammad Ilham Fakhriza.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (31MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pit B-West Site Sambarata, PT Berau Coal, Kecamatan
Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Tujuan penelitian adalah
untuk mengetahui kondisi geologi dan pengaruh getaran peledakan terhadap
kestabilan lereng highwall pada tambang batubara terbuka. Aktivitas peledakan
dalam proses pengupasan lapisan batuan penutup dapat menghasilkan getaran tanah
(ground vibration) yang berisiko menurunkan stabilitas lereng jika tidak
dikendalikan dengan baik. Secara geologi, daerah penelitian termasuk dalam
Formasi Labanan yang tersusun atas batupasir, batulempung, batulanau, dan sisipan
batubara yang memiliki umur tidak lebih tua dari miosen tengah (Rahardjo, dkk.,
1994) ditandai dengan kemunculan fosil Florschuetzia meridionalis sebagai First
Appearance Datum (FAD). Struktur Geologi yang berkembang berupa kekar arah
barat laut–tenggara. Lingkungan pengendapan berada dalam sistem delta plain.
Analisis kestabilan dilakukan pada tiga penampang lereng (A-A’, B-B’, dan C-C’)
menggunakan metode kesetimbangan batas berbasis perangkat lunak Slide v6.0.
Hasil menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan (FK) tanpa pengaruh getaran
masing-masing sebesar 1.589 ; 1.413; dan 1.384. Setelah pengaruh getaran
diperhitungkan, nilai factor keamanan (FK) menurun menjadi 1.381; 1.384 ; dan
1.317. Meskipun masih tergolong stabil, penurunan tersebut menunjukkan bahwa
peledakan memberikan dampak signifikan terhadap kestabilan lereng. Nilai getaran
yang tinggi pada jarak tertentu menyebabkan berkurangnya kekuatan massa batuan
dan berpotensi menimbulkan retakan. Oleh karena itu, pengendalian terhadap
parameter peledakan sangat penting agar kestabilan lereng tetap terjaga dan risiko
longsoran dapat diminimalkan.
Kata kunci: Getaran Peledakan, Faktor Keamanan, Geologi Teknik, Kestabilan
Lereng, Tambang Terbuka.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: MUHAMMAD ILHAM FAKHRIZA (Penulis- 111.210.132) ; Herry Riswandi (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Getaran Peledakan, Faktor Keamanan, Geologi Teknik, Kestabilan Lereng, Tambang Terbuka.
Subjek: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 13 Nov 2025 06:38
Last Modified: 13 Nov 2025 06:38
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45442

Actions (login required)

View Item View Item