TINGKAT KESTABILAN LERENG DAN EVALUASI LAHAN TAMBANG DI DESA BALERANTE, KECAMATAN KEMALANG, KABUPATEN KLATEN, PROVINSI JAWA TENGAH

Dewa, Gregorius Oktaviano Purnama (2024) TINGKAT KESTABILAN LERENG DAN EVALUASI LAHAN TAMBANG DI DESA BALERANTE, KECAMATAN KEMALANG, KABUPATEN KLATEN, PROVINSI JAWA TENGAH. Diploma thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 5. Skripsi_Gregorius Oktaviano_114200064pdf.pdf] Text
5. Skripsi_Gregorius Oktaviano_114200064pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (19MB)
[thumbnail of 1. COVER SKRIPSI_GREGORIUS OKTAVIANO PD_114200064.pdf] Text
1. COVER SKRIPSI_GREGORIUS OKTAVIANO PD_114200064.pdf

Download (18MB)
[thumbnail of 2. Halaman Pengesahan_Gregorius Oktaviano_114200064.pdf] Text
2. Halaman Pengesahan_Gregorius Oktaviano_114200064.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of 3. DAFTAR ISI_GREGORIUS OKTAVIANO PD_114200064.pdf] Text
3. DAFTAR ISI_GREGORIUS OKTAVIANO PD_114200064.pdf

Download (18MB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK_GREGORIUS OKTAVIANO PD_114200064.pdf] Text
4. ABSTRAK_GREGORIUS OKTAVIANO PD_114200064.pdf

Download (18MB)
[thumbnail of 6. DAFTAR PUSTAKA_GREGORIUS OKTAVIANO PD_114200064.pdf] Text
6. DAFTAR PUSTAKA_GREGORIUS OKTAVIANO PD_114200064.pdf

Download (18MB)

Abstract

Kegiatan pertambangan yang berlangsung di Desa Balerante, Kecamatan
Kemalang, Kabupaten Klaten telah berlangsung sejak tahun 2010. Pada awalnya
kegiatan pertambangan di Desa Balerante dilakukan dengan sistem tradisional tanpa
alat berat, namun seiring berjalannya waktu kegiatan pertambangan yang dilakukan
mulai menggunakan alat berat hingga sekarang pada tahun 2024. Adanya penggunaan
alat berat pada tambang tradisional, akan mempercepat terjadinya degradasi lahan,
sehingga menyebabkan meningkatnya resiko bencana dan kerusakan lingkungan,
khususnya resiko gerakan massa tanah dan batuan. Untuk mencegah terjadinya
kerusakan lahan yang semakin masif dan meminimalisir resiko gerakan massa tanah
dan batuan diperlukan upaya pengelolaan dan evaluasi pada lahan tambang. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui faktor keamanan pada lereng tambang untuk
melakukan arahan pengelolaan berupa rekayasa geometris lereng di Desa Balerante,
Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan
pemetaan lapangan, populasi dan sampling, analisa data, uji laboratorium dan metode
janbu yang disederhanakan untuk menentukan faktor keamanan pada lereng yang
mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Nomor
1827/K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan
Yang Baik. Uji laboratorium dilakukan pada sampel endapan vulkanik untuk
mengetahui sifat mekanis material pada lereng tambang.
Berdasarkan analisis faktor keamanan yang dilakukan didapatkan hasil Faktor
Keamanan sebesar 0,231 pada lereng bagian I; 0,185 pada lereng bagian II; dan 0,330-
0,245 pada lereng bagian III. Hal ini dipengaruhi karena rata-rata nilai bobot isi, sudut
geser dalam, dan kohesi yang didapatkan berdasarkan hasil uji laboratorium sebesar
16 kN/m3 untuk nilai bobot isi, 37° untuk nilai sudut geser dalam, dan 0,5Kpa untuk
nilai kohesi. Karena kondisi lereng tergolong tidak stabil sehingga perlu dilakukan
pengelolaan dan evaluasi lahan tambang, arahan pengelolaan dan evaluasi dilakukan
dengan melakukan rekayasa geometri menggunakan metode push back, pendekatan
sosial, dan pendekatan institusi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 26 Jul 2024 04:13
Last Modified: 26 Jul 2024 04:13
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/40470

Actions (login required)

View Item View Item