GEOLOGI DAN ANALISIS LINGKUNGAN PENGENDAPAN FORMASI BAPANG DAERAH BUKURAN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN KALIJAMBE, KABUPATEN SRAGEN, PROVINSI JAWA TENGAH

RIFQI, AHMAD (2015) GEOLOGI DAN ANALISIS LINGKUNGAN PENGENDAPAN FORMASI BAPANG DAERAH BUKURAN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN KALIJAMBE, KABUPATEN SRAGEN, PROVINSI JAWA TENGAH. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (143kB) | Preview

Abstract

Daerah penelitian secara administrasi terletak di daerah Bukuran dan sekitarnya, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis terletak di koordinat X:480500–485500 dan Y:9172500–9178000 UTM 1984 (Universal Transverse Mercator). Bagian utara dari daerah penelitian dibatasi oleh Desa Cengkol, di sebelah timur dibatasi oleh Desa Pungsari, di sebelah barat dibatasi oleh Desa Jetis Karangpung, dan di sebelah selatan dibatasi oleh Desa Wonosari. Luas daerah telitian adalah 27,5 km2. Berdasarkan aspek litologi, struktur geologi, dan stadia erosi daerah penelitian dibagi menjadi empat subsatuan geomorfik, yaitu: Subsatuan Geomorfik Perbukitan Struktural (S1), Subsatuan Geomorfik Dataran Aluvial (F1), Subsatuan Geomorfik Tubuh Sungai (F2), Subsatuan Geomorfik Dataran Denudasional (D1). Jenis pola pengaliran yang berkembang pada daerah penelitian, yaitu pola pengaliran Rectangular. Stratigrafi daerah penelitian terdiri atas tujuh satuan litostratigrafi tidak resmi dengan urutan dari tua ke muda adalah satuan napal Puren (Pliosen Awal-Akhir), satuan batupasir-breksian Cemoro (Plistosen Awal) menumpang tidak selaras di atas satuan napal Puren, satuan batulempung-karbonatan Cemoro (Plistosen Awal) menumpang selaras di atas satuan batupasir-breksian Cemoro, satuan batupasir-tufan Bapang (Plistosen Awal-Tengah) menumpang selaras diatas satuan lempungkarbonatan Cemoro, satuan batupasir-tufan Pohjajar (Plistosen Tengah) menumpang selaras diatas satuan batupasir-tufan Bapang, satuan Mud Vulcanoes (Plistosen Akhir) menerobos satuan batuan yang lebih tua sebelumnya, satuan Endapan Aluvial (Holosen) yang menumpang tidak selaras di atas batuan yang lebih tua. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian terdiri dari struktur kubah, sesar mendatar Ngebung, sesar mendatar Dayu, sesar mendatar Krikilan, sesar turun Krikilan, sesar turun Dayu, dan sesar Turun Bukuran. Berdasarkan hasil analisa pada beberapa lintasan profil pada daerah penelitian, satuan batupsir-tufan Formasi Bapang merupakan fasies fluvial yang berada pada lingkungan darat. Variasi pada satuan ini adalah batupasir tufan, batupasir krikilan, batupasir, konglomerat, dan tuf, dengan struktur sedimen berupa trough cross bedding, palnar cross bedding, perlapisan sejajar, dan masif yang mencerminkan fasies fluvial. Lingkungan pengendapan batupasir-tufan Bapang pada daerah penelitian bagian bawah (bottom) terendapakan pada lingkungan Meandering River pada bagian Channel-fill Sands, bagian tengah terendapakan pada lingkungan Meandering River pada bagian Overbank deposit, dan bagian atas (top) terendapakan pada lingkungan Meandering River pada bagian Channel-fill Sands.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 09 May 2016 02:04
Last Modified: 09 May 2016 02:04
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/350

Actions (login required)

View Item View Item