WAHYUNINGSIH, FRANSISCA DIANA (2022) PEMANFAATAN BATUGAMPING SEBAGAI VARIASI BIOKOMPOSIT TERHADAP NILAI KEKUATAN TARIK MAKSIMUM, NILAI UJI BENDING, DAN MIKROSTRUKTUR. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
Text
Cover.pdf Download (176kB) |
|
Text
Abstrak.pdf Download (13kB) |
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (205kB) |
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (122kB) |
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (271kB) |
|
Text
Draft Skripsi Fransisca Diana W.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Batugamping merupakan komoditas tambang yang cadangannya
cukup melimpah dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Batu gamping
sendiri merupakan agrerat mineral yang tersusun dari kalsium karbonat.
Sehingga batu gamping dapat dimanfaatkan pada dunia kesehatan yang
diaplikasikan untuk penelitian dibidang medis dengan perkembangan dalam
pembuatan biokomposit. Persyaratan biokomposit yang berhubungan
langsung dengan jaringan hidup, yaitu biokompatibel, yang berarti bahan
dapat diterima oleh tubuh dan biofungsional, yang berarti sesuai dengan
fungsi organ. Dengan dua kondisi tersebut perlu dilakukan usaha untuk
mencapai biokomposit yang tepat sebagai solusi dari masalah kerusakan
jaringan lunak atau keras pada tubuh manusia. Oleh karena itu, pada
penelitian ini dilakukan pengujian tarik dan bending pada spesimen
biokomposit dengan komposisi yang bervariasi untuk mengetahui komposisi
yang memiliki nilai kuat tarik dan bending tertinggi. Kemudian setelah
diketahui hasil nilai bending tertingginya, maka akan dilakukan uji SEM
untuk mengetahui mikrostrukturnya.
Penelitian ini menggunakan 4 variasi komposisi perbandingan
suspensi CaCO3 : (Corn Starch + Cassava Starch), pada setiap sampel diberi
ciri menggunakan kode spesimen A untuk komposisi 30:70 (w/w)%,
spesimen B untuk komposisi 40:60 (w/w)%, spesimen C untuk komposisi
50:50 (w/w)%, dan spesimen D untuk komposisi 60:40 (w/w)%. Berdasarkan
hasil pengukuran shrinkage pada spesimen kekuatan tarik, spesimen B
memiliki nilai presentase tertinggi sebesar 15±0.00%, sedangkan pada
spesimen kekuatan bending nilai standar deviasi shrinkage tertinggi terdapat
pada spesimen A sebesar 17±0.004%.
Hasil pada pengujian tarik juga menunjukkan bahwa spesimen D
memiliki nilai kekuatan tarik maksimum yang lebih tinggi dibandingkan
spesimen lainnya, yaitu sebesar 0.06±0.03 MPa. Berdasarkan hasil pengujian
bending yang telah dilakukan dapat diketahui jika nilai kekuatan bending
tertinggi terdapat pada spesimen A, yaitu sebesar 0.02±0.006 MPa.
Sedangkan pada pengujian mikrostuktur unsur yang terdeteksi adalah unsur di
dalam Kalsium Karbonat (CaCO3).
Kata kunci : CaCO3, Corn Starch, Cassava Starch, Biokomposit, Jaringan Lunak
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | CaCO3, Corn Starch, Cassava Starch, Biokomposit, Jaringan Lunak |
Subjects: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
Depositing User: | A.Md Apriliani Kusuma Wardhani |
Date Deposited: | 28 Sep 2022 03:43 |
Last Modified: | 28 Sep 2022 03:43 |
URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/31109 |
Actions (login required)
View Item |