PENDUGAAN ZONA MINERALISASI KARANGSAMBUNG BERDASARKAN DATA GEOMAGNETIK DAN INDUKSI POLARISASI KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE

Saragih, Billy Saut (2021) PENDUGAAN ZONA MINERALISASI KARANGSAMBUNG BERDASARKAN DATA GEOMAGNETIK DAN INDUKSI POLARISASI KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (132kB) | Preview
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (267kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (371kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (7kB) | Preview
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN.pdf]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (136kB) | Preview
[thumbnail of Skripsi-Billy-Saut-115130112.pdf] Text
Skripsi-Billy-Saut-115130112.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Besarnya keberadaan potensi sumber daya alam di suatu daerah sangat disayangkan jika tidak tepat dalam pemanfaatanya. Penelitian dilakukan guna menduga keberadaan zona mineralisasi di Karangsambung tepatnya pada bagian tengah-selatan pulau jawa, yang secara geografis terletak pada 7027′−7050′ Lintang Selatan dan 109022′−109050′ Bujur Timur. Metode yang digunakan adalah metode geomagnetik 2D dan model 2,5D serta geolistrik 2D. Dihasilkan peta bawah permukaan geomagnetik dan geolistrik. Filtering yang diguanakan dalam geomagnetic yaitu reduce to pole dan continuitas. Dalam geolistrik digunakan slicing penampang induksi polarisasi guna mendapatkan informasi distribusi dari nilai chargeability.
Berdasarkan hasil analisa dari Peta Total Magnetic Intensity, Peta Reduce To Pole, Peta Continuation, Permodelan 2,5D, 6 Lintasan Peta Induksi Polarisasi dan Resistivity serta Peta Slice Induksi Polarisasi bahwa daerah penelitian dipengaruhi oleh adanya faktor pengontrol struktur berupa sesar dan intrusi. susunan bawah permukaan didominasi oleh batuan metamorf dan batuan sedimen terkontak oleh batuan beku intrusi. Pendugaaan zona mineralisasi terdapat pada zona grid X 353000 hingga 354000 dan Y 9166000 hingga 9167000 dengan nilai variasi respon magnetic 250 nT hingga 310 nT. Data Induksi Polarisasi menunjukan keberadaan lapisan permukaan batuan berupa batulempung dan batugamping yang bernilai -89 ms hingga 211 ms. Nilai anomaly 63.9 ms hingga 680 ms yang diidentifikasikan berupa basal. Zona mineralisasi berupa system lingkunagan alterasi yang dipengaruhi oleh temperature dan tekanan dengan control struktur geologi berupa sesar dan intrusi.
Kata kunci : Mineralisasi, Geomagnetik, Induksi Polarisasi, Dipole- Dipole

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Mineralisasi, Geomagnetik, Induksi Polarisasi, Dipole- Dipole
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 21 Apr 2021 05:34
Last Modified: 11 Jan 2023 01:25
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/25291

Actions (login required)

View Item View Item