KAJIAN TEKNIS DALAM RENCANA PENGERINGAN CERUK UNTUK DIJADIKAN DISPOSAL PADA TAMBANG AIR LAYA UNIT PERTAMBANGAN TANJUNG ENIM PT BUKIT ASAM TBK

SARAGIH, INDRA RUMANJA (2019) KAJIAN TEKNIS DALAM RENCANA PENGERINGAN CERUK UNTUK DIJADIKAN DISPOSAL PADA TAMBANG AIR LAYA UNIT PERTAMBANGAN TANJUNG ENIM PT BUKIT ASAM TBK. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (311kB) | Preview
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (293kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (188kB) | Preview
[thumbnail of Lembar Pengesahan.pdf]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (547kB) | Preview

Abstract

Penelitian dilakukan di Ceruk Utara Tambang Air Laya PT Bukit Asam Tbk UPTE Sumatera Selatan. Ceruk tersebut merupakan lubang bekas penambangan dengan daerah tangkapan hujan yang sangat luas. Ceruk tersebut sudah tidak difungsikan lagi dan dijadikan disposal, sehingga perlu dikeringkan. Kegiatan pengeringan yang saat ini menggunakan metode mine drainage dengan membuat saluran terbuka di sekeliling ceruk yang bertujuan mencegah air limpasan masuk ke lokasi ceruk dan mine dewatering dengan pemompaan. Kegiatan pengeringan tersebut belum optimal, hal itu ditandai dengan permukaan air pada ceruk yang tidak mengalami penurunan, sehingga perlu dikaji dan diusulkan alternatif pemompaan yang paling efektif.
Pada penelitian ini, perhitungan debit air limpasan dilakukan menggunakan rumus rasional, padamana pengolahan curah hujan dilakukan dengan distrubusi Gumbel dengan periode ulang hujan selama 3 tahun. Penguapan air yang terjadi dihitung menggunkan metode Mock yang dapat menggambarkan penguapan yang terjadi setiap bulannya. Rembesan air dari ceruk ke dalam tanah diabaikan. Debit air limpasan dan penguapan akan memengaruhi neraca air pada ceruk. Neraca air digunakan sebagai dasar dalam menentukan alternatif pemompaan.
Pada saat penelitian dilakukan, volume air pada ceruk yaitu 2.942.103,9 m3. Sumber aliran air masuk (inflow) ke ceruk ini berasal dari air limpasan dengan debit total 8,44 m3/detik atau 30.389,1 m3/jam, sedangkan sumber aliran air keluar (outflow) dari ceruk terjadi akibat evapotranspirasi dari catchment area, evaporasi dari ceruk, dan kapasitas pompa yang memiliki debit rata-rata masing-masing sebesar 135.029,44 m3/bulan, 60.737,25 m3/bulan, dan 1.116.534 m3/bulan. Rekomendasi saluran terbuka memiliki dimensi yang lebih kecil daripada dimensi saluran terbuka aktual, sehingga dimensi saluran terbuka aktual sudah mampu mencegah masuknya air limpasan ke lokasi ceruk.
Berdasarkan beberapan usulan alternatif pemompaan, alternatif III yaitu dengan menambah 1 unit pompa dan menaikkan putaran impeller sebesar 250 RPM (rotasi per menit) merupakan alternatif yang dipilih untuk pengeringan ceruk. Waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan ceruk selama 72 hari.
Kata kunci: ceruk, neraca air, alternatif pemompaan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 02 Oct 2019 02:21
Last Modified: 14 Jun 2023 06:55
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/21434

Actions (login required)

View Item View Item