RANCANGAN PABRIK PEREMUK DI PT. HARGO WILLIS INDONESIA, KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULON PROGO, DIY

NUR, MUHAMMAD ARIFIN (2019) RANCANGAN PABRIK PEREMUK DI PT. HARGO WILLIS INDONESIA, KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULON PROGO, DIY. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
3. Cover.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Lembar pengesahan (dengan tanda tangan pembimbing).pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Daftar isi.pdf

Download (140kB) | Preview

Abstract

RINGKASAN PT. Hargo Willis Indonesia (PT HWI) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penambangan dan peremukan batu andesit. Di pabrik peremuk PT HWI terdapat dua unit peremuk dengan kapasitas masing – masing sebesar 52,5ton/hari dan 233,3 ton/hari. Dengan dua unit peremuk yang ada saat ini dapat menerima permintaannya 200 – 300 ton/hari. Produksi akan menjadi 468,8 ton/hari apabila peremuk ketiga sudah jadi dibangun. Akan tetapi, permintaan pasar meningkat hingga 1.100 ton/hari. Maka dari itu PT HWI berencana akan membangun pabrik peremuk baru di lokasi yang baru, karena lokasi yang ada sekarang ini tidak mencukupi bila ditambah unit peremuk lagi. Dalam pembangunan pabrik peremuk yang baru, diperlukan rancangan pabrik peremuk agar diperoleh alat – alat yang dibutuhkan agar diperoleh target produksi yang diinginkan, serta menentukan setting alat peremuk. Permasalahan yang terjadi ialah dibutuhkan rancangan pabrik peremuk yang baru untuk produksi sebesar 800 ton/hari dengan syarat, produk ukuran -20 + 10 mm yang dihasilkan persentase terbesar dari keseluruhan, lebih dari 28 %. Dalam merancang pabrik peremuk yang baru, dibutuhkan beberapa data antara lain: distribusi ukuran batuan yang ada di stockyard, waktu kerja efektif, efisiensi tiap deck screen, dan lokasi didirikannya pabrik peremuk yang baru. Hasilnya, alat – alat yang digunakan antara lain Hopper dengan dimensi 4,5 m x 3,5 m x 1,7 m, Vibrating Grizzly Feeder merek LIMING, model FH1245, Primary Jaw Crusher merek LIMING, model PE900 x 1200, Double Deck Vibrating Screen merek KURIMOTO, model KI – H Secondary Cone Crusher merek LIMING, model HST250/H1 Triple Deck Vibrating Screen merek KURIMOTO, model KI, Belt Conveyor 1 dan 2 merek LIMING, belt width 650 mm dan Belt Conveyor 3 – 8 merek LIMING, belt width 500 mm. Setting yang digunakan pada Jaw Crusher 100 mm, sedangkan pada Cone Crusher 25 mm. Distribusi produk yang diinginkan -50 + 30 mm = 211,8 ton/hari, -30 + 20 mm = 161,3 ton/hari, -20 + 10 mm = 235 ton/hari, -10 mm = 192,5 ton/hari, sehingga total produksi yang dihasilkan = 800,6 ton/hari.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 25 Jul 2019 03:17
Last Modified: 25 Jul 2019 03:17
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/20561

Actions (login required)

View Item View Item