EFIKASI HERBISIDA TRIASULFURON PADA PENGENDALIAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DENGAN SISTEM TANAM BENIH LANGSUNG

Saputra, Fian Firman Syah Aji (2019) EFIKASI HERBISIDA TRIASULFURON PADA PENGENDALIAN GULMA DAN HASIL TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DENGAN SISTEM TANAM BENIH LANGSUNG. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Abstak.pdf]
Preview
Text
Abstak.pdf

Download (157kB) | Preview
[thumbnail of cover.pdf]
Preview
Text
cover.pdf

Download (266kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (362kB) | Preview
[thumbnail of pengesahan.pdf]
Preview
Text
pengesahan.pdf

Download (217kB) | Preview

Abstract

Budidaya tanaman padi (Oryza sativa L.) dengan menggunakan sistem
tanam benih langsung (tabela) selain menjadi alternatif bagi petani, juga memiliki
permasalahan. Persaingan antara gulma dan tanaman padi tabela lebih tinggi
dibandingkan sistem tanam pindah, sehingga perlu dilakukannya aplikasi
herbisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi herbisida
berbahan aktif triasulfuron terhadap pengendalian gulma dan hasil tanaman padi,
serta mengetahui dosis herbisida triasulfuron yang terbaik untuk meningkatkan
hasil padi sawah dengan sistem tanam benih langsung. Penelitian ini dilaksanakan
di kebun penelitian PT Syngenta Indonesia Jalan Inspeksi Irigasi Tarum Timur,
Cikampek, Karawang 41373, Jawa Barat, Indonesia. Pelaksanaan penelitian
dimulai pada bulan Juli hingga Oktober 2018. Percobaan menggunakan
Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan enam perlakuan dan empat
ulangan. Perlakuan dosis herbisida triasulfuron yang diberikan yaitu (01) Tanpa
perlakuan (kontrol), (02) 10 g/ha, (03) 12 g/ha, (04) 15 g/ha, (05) 22,5 g/ha dan
(06) 24 g/ha. Penyemprotan herbisida dilakukan tiga hari sebelum benih padi
disebar. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis keragamannya dengan
menggunakan uji ANOVA 5%, bila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji
Tukey pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi herbisida
triasulfuron dosis 22,5 g/ha dan 24 g/ha memberikan hasil persentase penutupan
gulma lebih rendah (5-10%), meningkatkan efisiensi pengendalian gulma
perspesies diatas 90% (90-100%), tinggi tanaman diatas 70 cm(75-77 cm), jumlah
anakan produktif (7-8 anakan), gabah kering giling per m2 0,90-0,98 kg dan gabah
kering giling per ha sebesar 9-9,7 ton.
Kata kunci: tanaman padi, tabela, gulma, herbisida, triasulfuron

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 11 Jul 2019 03:48
Last Modified: 10 May 2023 02:46
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/20279

Actions (login required)

View Item View Item