TEKNIK PENGOLAHAN AIRTANAH KAWASAN INDUSTRI TEKSTIL DI DESA PURWOSUMAN DAN DESA PATIHAN, KECAMATAN SIDOHARJO, KABUPATEN SRAGEN, PROVINSI JAWA TENGAH

Mustikasari, Anisa (2019) TEKNIK PENGOLAHAN AIRTANAH KAWASAN INDUSTRI TEKSTIL DI DESA PURWOSUMAN DAN DESA PATIHAN, KECAMATAN SIDOHARJO, KABUPATEN SRAGEN, PROVINSI JAWA TENGAH. Other thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (18kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK .pdf

Download (13kB) | Preview

Abstract

Limbah cair industri tekstil di Desa Patihan dan Purwosuman belum dikelola dengan baik, limbah cair dialirkan menuju sungai. Industri tekstil diindikasikan menggunakan bahan kimia sintetis yang mengandung logam berat tembaga (Cu), kemudian mempengaruhi status mutu airtanah di lokasi penelitian. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey dan pemetaan, indeks pencemaran, laboratorium, dan wawancara. Parameter kualitas airtanah yang diuji yaitu parameter fisik (suhu, bau, rasa, TDS); parameter kimia (pH, tembaga, dan fosfat); dan parameter biologi (total coliform), disesuaikan dengan baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Metode percobaan pengolahan airtanah menggunakan saringan pasir dan adsorpsi karbon aktif. Wawancara digunakan untuk mengetahui kebutuhan air warga sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan kondisi status mutu airtanah di daerah penelitian dalam kondisi tercemar ringan dan tidak layak untuk dikonsumsi dengan adanya parameter yang melebihi baku mutu (Cu, TDS, dan Fosfat). Kualitas airtanah di lokasi penelitian dipengaruhi oleh jarak sumur dengan sumber pencemar. Efisiensi optimum karbon aktif dalam mengadsorpsi ion Cu sebesar 50% dari nilai 0,04 mg/L menjadi 0,02 mg/L dengan tinggi kolom 70 cm pada waktu 30 menit. Efisiensi karbon aktif optimum dalam mengadsorpsi fosfat sebesar 15,7% dari nilai 3,12 mg/L menjadi 2,63 mg/L dengan tinggi kolom 50 cm pada waktu 30 menit. Efisiensi optimum karbon aktif dalam mengadsorpsi TDS sebesar 32,33% dari nilai 1655 mg/L menjadi 1120 mg/L dengan tinggi kolom 70 cm pada waktu 30 menit. Berdasarkan hasil tersebut, arahan pengelolaan yang direkomendasikan untuk pengolahan airtanah di kawasan industri tekstil berupa metode adsorpsi karbon aktif yang dapat menurunkan nilai Cu, fosfat, dan TDS. Kata Kunci: Airtanah, Status Mutu Airtanah, Adsorpsi Karbon Aktif

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Sarimin Sarimin
Date Deposited: 15 Jan 2019 04:07
Last Modified: 15 Jan 2019 04:07
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/17900

Actions (login required)

View Item View Item